Lapas Kelas I Tangerang Tutup Mapenaling, 74 Warga Binaan Siap Jalani Pembinaan

Lapas Kelas I Tangerang Tutup Mapenaling, 74 Warga Binaan Siap Jalani Pembinaan

Tangerang, INFO_PAS - Sebanyak 74 Warga Binaan baru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang resmi tuntaskan Masa Pengamatan, Pengenalan, dan Penelitian Lingkungan (Mapenaling), Sabtu (13/6). Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Lapas Kelas I Tangerang Nomor WP.12.PAS.PAS.1-PK.05.05-1904 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan Mapenaling ini menjadi tahapan awal bagi Warga Binaan untuk mengenal lingkungan Pemasyarakatan sekaligus mempersiapkan diri mengikuti berbagai program pembinaan yang akan dijalani selama masa pidana.

Bertempat di lapangan Lapas Kelas I Tangerang, kegiatan penutupan diawali dengan kebugaran fisik bersama yang diikuti seluruh peserta. Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti dengan baik oleh Warga Binaan, mencerminkan proses adaptasi yang berjalan lancar. Selain menjaga kesehatan, kebugaran fisik ini juga menjadi sarana menanamkan disiplin, kebersamaan, dan pola hidup sehat sebagai bagian dari pembinaan.

Selama dua pekan pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai tata tertib kehidupan di Lapas, hak dan kewajiban Warga Binaan, layanan Pemasyarakatan, serta program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang akan mereka ikuti. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan dibekali pemahaman dasar agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan menjalani masa pembinaan secara lebih terarah.

Kepala Bidang Pembinaan, Dwi Fuad Jamali, menyampaikan Mapenaling merupakan fondasi penting dalam proses pembinaan karena menjadi titik awal bagi Warga Binaan untuk memahami lingkungan Pemasyarakatan dan membangun pola pikir yang lebih positif. “Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan memahami aturan, hak, dan kewajibannya selama berada di Lapas. Lebih dari itu, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa masa pidana menjadi kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Pembinaan yang kami berikan bukan hanya tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tentang membangun karakter dan tanggung jawab," tuturnya.

Senada, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Yudhistira Putra, menjelaskan Mapenaling membantu Warga Binaan memahami kehidupan di Lapas sejak hari pertama sehingga mereka mengikuti pembinaan lebih optimal. “Melalui Mapenaling, Warga Binaan diperkenalkan pada lingkungan yang akan mereka tempati, layanan yang tersedia, dan berbagai program pembinaan yang dapat mereka ikuti. Ketika mereka memahami proses yang akan dijalani, maka adaptasi menjadi lebih mudah dan tujuan pembinaan akan lebih efektif tercapai," jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan inisial A mendapatkan banyak pemahaman baru yang membantunya lebih siap menjalani kehidupan di Lapas. “Saya bersyukur mengikuti Mapenaling karena banyak memberikan pemahaman tentang kehidupan di Lapas dan program pembinaan yang tersedia,” ungkapnya.

Melalui pembinaan yang terarah dan pemenuhan hak-hak dasar yang berkelanjutan, Lapas Kelas I Tangerang terus berkomitmen menghadirkan Pemasyarakatan yang humanis dan bermanfaat. Setiap Warga Binaan diberikan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik sehingga kelak kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitarnya. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0