Lapas Kolonodale Panen Sayuran Hidroponik dan Laris Terjual 30 Kg

Lapas Kolonodale Panen Sayuran Hidroponik dan Laris Terjual 30 Kg

Kolonodale, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kolonodale kembali tunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah panen sayuran hidroponik pada Sabtu (7/3) di Green House Hidroponik II Lapas Kolonodale.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan bersama petugas memanen sayuran yang telah dibudidayakan dan dirawat secara rutin hingga siap dipanen. Adapun jenis sayuran yang berhasil dipanen, yakni pakcoy dan samhong yang ditanam menggunakan metode hidroponik. Hasil panen tersebut menunjukkan kualitas yang baik, segar, dan layak untuk dipasarkan.

Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur di lingkungan Lapas Kolonodale, sebagian hasil panen juga dipasarkan kepada masyarakat. Bahkan, sayuran hidroponik hasil budidaya Warga Binaan berhasil terjual kepada salah satu perusahaan dengan total penjualan mencapai 30 kilogram.

Kepala Lapas Kolonodale, Bambang Hari Widodo, menyampaikan budidaya sayuran hidroponik merupakan program pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan kepada Warga Binaan sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan. “Kami ingin memberikan pembinaan yang produktif kepada Warga Binaan agar mereka memiliki keterampilan bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang ada secara optimal,” terangnya.

Sementara itu, Sahril selaku pembeli mengapresiasi kualitas sayuran hidroponik yang dihasilkan oleh Warga Binaan Lapas Kolonodale. “Kualitas sayurannya sangat baik, segar, dan bersih. Kami melihat hasil budidaya ini memiliki potensi yang bagus untuk dipasarkan. Program seperti ini juga sangat positif karena memberikan keterampilan bagi Warga Binaan,” pujinya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kolonodale terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat, produktif, dan bernilai ekonomi sehingga Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Kolonodale

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0