Lapas Tolitoli Lanjutkan Rehabilitasi Pemasyarakatan, Berikan Materi Afirmasi Positif Warga Binaan
Tolitoli, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli kembali laksanakan Rehabilitasi Pemasyarakatan bagi Warga Binaan. Kali ini, kegiatan diisi dengan pemberian materi Afirmasi Positif oleh Sumarni, selaku konselor program rehabilitasi, Senin (3/11).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Tolitoli ini diikuti oleh seluruh peserta Rehabilitasi Pemasyarakatan dengan pendampingan dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto. Ia menyampaikan kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar mengenali diri dan menumbuhkan motivasi baru.
“Kami melihat antusiasme peserta cukup tinggi. Mereka mulai memahami pikiran positif mampu memengaruhi perilaku dan semangat mereka untuk berubah,” ucap Feldianto.
Selanjutnya, Sumarni sekali narasumber menekankan pentingnya kekuatan pikiran positif dalam proses pemulihan diri. Ia juga memberikan tugas individu kepada seluruh peserta agar mampu menerapkan afirmasi positif dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah konkret membangun kepribadian yang lebih baik.
“Pernyataan atau kalimat positif yang diucapkan berulang kali kepada diri sendiri dapat melawan pikiran negatif yang muncul. Kalimat positif juga membantu mengatasi rasa takut, serta meningkatkan kepercayaan dan kemampuan diri sendiri,” terang Sumarni.
Fikran, salah satu peserta kegiatan, mengungkapkan kesannya setelah mengikuti sesi ini. “Saya baru sadar kalau selama ini saya sering merendahkan diri sendiri. Dari kegiatan ini, saya belajar untuk mulai berbicara baik kepada diri sendiri bahwa saya masih punya kesempatan untuk berubah dan memperbaiki hidup,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak. Program rehabilitasi tidak hanya fokus pada pemulihan dari ketergantungan zat, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pola pikir sehat.
“Kami ingin Warga Binaan memahami perubahan sejati dimulai dari dalam diri. Afirmasi positif adalah bagian kecil, tapi sangat penting dari proses pemulihan dan pembinaan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Ishak.
Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, dan menjadi langkah nyata Lapas Tolitoli dalam mendukung program Pemasyarakatan yang humanis dan rehabilitatif. Diharapkan, kegiatan seperti ini terus berlanjut agar para peserta mampu membangun kepercayaan diri dan meninggalkan pola pikir negatif selama menjalani masa pembinaan. (IR)
Kontributor: Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


