Lapas Kotabaru Gandeng Puskesmas Dirgahayu Skrining Penyakit Menular bagi Warga Binaan

Lapas Kotabaru Gandeng Puskesmas Dirgahayu Skrining Penyakit Menular bagi Warga Binaan

Kotabaru, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru melalui Puskesmas Dirgahayu gelar skrining penyakit menular bagi Warga Binaan, Kamis (11/6). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kotabaru ini menjadi langkah deteksi dini penyakit tuberkulosis (TB), human immunodeficiency virus (HIV), hepatitis, dan sifilis guna pastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau secara optimal.

Sebanyak 73 Warga Binaan ikuti skrining yang dilaksanakan oleh lima tenaga kesehatan dari Puskesmas Dirgahayu. Pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan sampel darah serta wawancara kesehatan berdasarkan formulir skrining untuk mengidentifikasi faktor risiko dan kondisi kesehatan masing-masing peserta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan. Deteksi dini dilakukan agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih cepat, sehingga penanganan dan tindak lanjut medis dapat diberikan secara tepat sesuai kebutuhan.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Medy Albar Suhartanto, menyampaikan bahwa layanan kesehatan merupakan salah satu hak Warga Binaan yang terus menjadi perhatian Lapas Kotabaru.

“Melalui skrining ini, kami memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan dapat terpantau dengan baik. Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular sekaligus memastikan penanganan dapat dilakukan secara tepat. Kami juga mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Dirgahayu dalam peningkatan layanan kesehatan di Lapas Kotabaru,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan tim Puskesmas Dirgahayu, Herman, menegaskan pentingnya pelaksanaan skrining secara berkala di lingkungan Pemasyarakatan.

“Skrining ini penting untuk mendeteksi secara dini potensi penyakit menular agar segera dapat dilakukan penanganan. Dengan demikian, risiko penularan dapat ditekan,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan disambut antusias Warga Binaan. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar Warga Binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Kotabaru

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0