Lapas Kotabaru Terima Bantuan Obat TPT untuk Dukung Pencegahan Tuberkulosis
Kotabaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terima bantuan obat Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru melalui UPTD Instalasi Farmasi Kabupaten Kotabaru, Kamis (15/10). Penyerahan bantuan berlangsung di Instalasi Farmasi Kotabaru mulai pukul 11.30 WITA.
Bantuan obat TPT tersebut diperuntukkan bagi Klinik Lapas Kotabaru untuk dukung upaya pencegahan tuberkulosis bagi Warga Binaan sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan medis. Ketersediaan obat ini diharapkan dapat menunjang pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas.
Perawat Lapas Kotabaru, Nur Anisa Fitri, mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru melalui UPTD Instalasi Farmasi. Menurutnya, ketersediaan obat TPT jadi salah satu unsur penting dalam mendukung pencegahan tuberkulosis dan kesiapan layanan kesehatan bagi Warga Binaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan obat TPT yang diberikan kepada Klinik Lapas Kotabaru. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung upaya pencegahan tuberkulosis. Kami akan memastikan pengelolaan dan pemanfaatannya dilakukan sesuai prosedur serta arahan tenaga kesehatan,” ujar Nur Anisa Fitri.
Sementara itu, Asisten Apoteker Terampil UPTD Instalasi Farmasi Kabupaten Kotabaru, Farida Mislawati, menyampaikan bahwa penyaluran obat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Klinik Lapas Kotabaru.
“Penyaluran obat TPT ini diharapkan dapat membantu mendukung program pencegahan tuberkulosis. Kami berharap koordinasi antara Dinas Kesehatan, Instalasi Farmasi, dan pihak Lapas Kotabaru terus terjalin dengan baik agar kebutuhan obat dapat dikelola dan dimanfaatkan secara tepat,” ungkap Farida Mislawati.
Penyerahan bantuan berlangsung aman dan tertib. Lapas Kotabaru akan mengelola dan memanfaatkan obat tersebut sesuai prosedur serta kebutuhan pelayanan kesehatan.
Melalui dukungan ini, Lapas Kotabaru berharap upaya pencegahan tuberkulosis bagi Warga Binaan dapat berjalan secara berkelanjutan melalui pengelolaan obat yang tepat, pemantauan kesehatan, dan koordinasi dengan instansi kesehatan terkait. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


