Lapas Labuhan Bilik Gandeng Yayasan Manna Perkuat Pembinaan Kerohanian
Labuhanbilik, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Bilik gandeng Yayasan Manna Kehidupan Sejahtera gelar pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Nasrani, Selasa (28/7). Kegiatan yang berlangsung di Gereja Oikumene Lapas Labuhan Bilik ini jadi bagian dari pembinaan kepribadian guna memperkuat nilai keimanan dan membentuk karakter Warga Binaan.
Ibadah dipimpin Pendeta F. Sinurat yang menyampaikan khotbah bertema “Hati yang Rela”. Dalam pesannya, ia mengajak Warga Binaan mengikhlaskan masa lalu, merendahkan hati, serta membuka diri terhadap proses pemulihan hidup sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.
Kepala Lapas Labuhan Bilik, Leonardo Pandjaitan, mengatakan pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mental Warga Binaan selama menjalani masa pidana.
"Pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam proses perubahan perilaku Warga Binaan. Kami mengapresiasi Yayasan Manna Kehidupan Sejahtera dan Pendeta F. Sinurat atas dukungannya. Melalui kegiatan ini, kami berharap Warga Binaan memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik," ujar Leonardo.
Sementara itu, Pendeta F. Sinurat berharap pembinaan kerohanian dapat menjadi penguat bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan.
"Hati yang rela adalah awal dari pemulihan. Saat seseorang bersedia dibentuk oleh Tuhan, harapan baru akan terbuka. Kami melihat kesungguhan Warga Binaan mengikuti ibadah hari ini dan berharap pelayanan ini membawa dampak positif bagi kehidupan mereka," ungkapnya.
Salah seorang Warga Binaan, Ringo, mengaku memperoleh motivasi baru melalui ibadah tersebut.
"Pesan yang disampaikan sangat menyentuh dan mengingatkan saya untuk menerima keadaan serta memperbaiki diri. Saya bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pembinaan rohani seperti ini," tuturnya.
Melalui kolaborasi dengan Yayasan Manna Kehidupan Sejahtera, Lapas Labuhan Bilik terus menghadirkan pembinaan kerohanian secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter Warga Binaan agar siap kembali dan berperan positif di tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Labuhan Bilik
What's Your Reaction?


