Lapas Luwuk Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis bagi Petugas dan Warga Binaan
Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk fasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining faktor risiko Penyakit Tidak Menular bagi petugas serta Warga Binaan, Sabtu (23/5). Menggandeng Puskesmas Simpong, langkah ini diambil sebagai deteksi dini sekaligus pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan di lingkungan Lapas.
Kegiatan yang berlangsung di area klinik Lapas ini diikuti dengan antusias oleh petugas, peserta magang, dan Warga Binaan yang langsung menjalani pemeriksaan menyeluruh. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, lingkar perut dan berat badan, skrining kejiwaan, skrining gangguan indra fungsional, hingga pemeriksaan gula darah.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan pemenuhan hak kesehatan, baik bagi jajaran petugas maupun Warga Binaan, merupakan salah satu prioritas utama dalam mendukung kelancaran tugas organisasi. "Tubuh yang sehat akan melahirkan kinerja yang optimal dan mendukung kondusiviitas lingkungan kerja. Kami juga menyampaikan terima kasih banyak atas respons cepat dan kepedulian tim medis dari Puskesmas Simpong yang terus konsisten membantu menjaga standar kesehatan di blok hunian maupun lingkungan kantor," ujarnya.
Senada, perwakilan dari Puskesmas Simpong, Citra, menyatakan komitmen dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di balik jeruji besi. "Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan koordinasi aktif dari Lapas Luwuk yang sangat tanggap terhadap isu-isu kesehatan. Sinergi ini kami harapkan tidak hanya berhenti pada pemeriksaan berkala, tetapi juga membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pola hidup sehat," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, tim medis melakukan tindak lanjut berupa pemberian terapi injeksi Antibiotik kepada satu Warga Binaan yang pada pemeriksaan terdahulu telah terkonfirmasi positif sifilis. Penanganan cepat ini dilakukan secara intensif demi memastikan proses pemulihan berjalan optimal sekaligus mencegah potensi penularan di Lapas.
Kegiatan kolaboratif ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin optimalisasi layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Dengan semangat Pemasyarakatan yang makin berdampak, sinergi ini tidak sekadar menyembuhkan dan mencegah penyakit, melainkan menyalakan kembali harapan bagi Warga Binaan untuk melangkah menuju masa depan yang lebih sehat dan mandiri. (IR)
Kontributor: Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


