Lapas Luwuk Panen 1.080 Kg Sayuran Selama Desember 2025, Siap Sukseskan Panen Raya 2026
Luwuk, INFO_PAS – Tutup tahun 2025 dengan capaian membanggakan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk sukses panen sayuran hortikultura dengan total hasil mencapai 1.080 kg selama Desember 2025. Keberhasilan ini menjadi komitmen Lapas Luwuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Panen tersebut merupakan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan melalui budidaya pertanian konvensional dan sistem hidroponik. Beragam sayuran berhasil dibudidayakan, di antaranya sawi, dalundung, bayam, terong, dan kangkung yang seluruhnya dikelola langsung oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan capaian ini bukan semata soal jumlah produksi, melainkan keberhasilan proses pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. “Panen 1.080 kilogram ini adalah hasil kerja keras bersama antara petugas dan Warga Binaan. Program pembinaan kemandirian ini kami jalankan agar mereka memiliki keterampilan nyata sekaligus mendukung agenda besar pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya, Rabu (31/12).
Salah satu Warga Binaan berinisial L juga menyampaikan rasa bangga atas hasil panen yang dicapai jelang akhir tahun 2025. Menurutnya, kegiatan bercocok tanam tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan harapan baru.
"Kami merasa lebih bermanfaat dan dipercaya. Dari menanam hingga panen, kami belajar disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Hasil panen ini membuat kami bangga karena ikut berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional,” tutur L.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia menegaskan Lapas Luwuk merupakan contoh nyata transformasi Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak.
“Pembinaan berbasis ketahanan pangan yang dilakukan Lapas Luwuk selaras dengan kebijakan nasional dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ini menunjukkan Lapas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan nasional,” puji Kakanwil.
Selanjutnya, pada awal tahun 2026, Lapas Luwuk telah mempersiapkan sejumlah komoditas untuk ikut serta dalam program panen raya Ditjenpas dengan beberapa tanaman yang dijadwalkan siap panen pada Januari 2026. Melalui keberhasilan panen hortikultura ini, Lapas Luwuk menegaskan perannya sebagai institusi pembinaan yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada masa depan. (IR)
Kontributor: Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


