Lapas Luwuk Panen Sayuran, Dukung Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk panen sayuran hasil binaan kemandirian, Rabu (13/5). Program pertanian tersebut menjadi salah satu pembinaan kemandirian yang secara aktif dikembangkan Lapas Luwuk guna membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.
Dalam panen kali ini, Warga Binaan berhasil memanen sayur sawi sebanyak 35 kilogram, bayam lima kilogram, dan kangkung lima kilogram. Selain itu, pada area pertanian hidroponik juga berhasil dipanen sayuran pakcoy sebanyak lima kilogram. Sebagian hasil panen, yakni 23 kilogram sawi, dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas melalui vendor penyedia bahan makanan, sedangkan hasil panen lainnya dipasarkan kepada pengunjung Lapas.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan kegiatan pertanian yang dijalankan merupakan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga peningkatan keterampilan dan produktivitas Warga Binaan. Pihaknya akan terus mengembangkan program pembinaan pertanian, baik secara konvensional maupun hidroponik, agar hasil yang diperoleh makin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Program ini menjadi sarana pembinaan yang positif bagi Warga Binaan agar mereka memiliki keterampilan dan semangat produktif selama menjalani masa pembinaan,” terang Bahrun.
Salah seorang Warga Binaan berinisial A senang dan mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti pembinaan pertanian. “Kami merasa bangga karena hasil kerja kami bisa dimanfaatkan dan dijual. Dari kegiatan ini, kami belajar disiplin, cara bercocok tanam, dan bagaimana bekerja sama. Semoga ilmu ini menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat nanti,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengapresiasi konsistensi Lapas Luwuk dalam melaksanakan program pembinaan produktif dan berdampak positif bagi Warga Binaan. “Kegiatan seperti ini menunjukkan pembinaan di Lapas berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan,” tuturnya.
Kegiatan panen berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman sebagai dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan. Melalui kegiatan tersebut, Lapas Luwuk terus berupaya menciptakan pembinaan yang humanis, produktif, dan bermanfaat sebagai bekal reintegrasi sosial bagi Warga Binaan di masa mendatang. (IR)
Kontributor: Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


