Lapas Muara Bungo Rayakan Natal Bersama Warga Binaan dan Keluarga

Lapas Muara Bungo Rayakan Natal Bersama Warga Binaan dan Keluarga

Muara Bungo, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Bungo gelar Natal bersama Warga Binaan dengan penuh haru dan kebersamaan, Selasa (30/12). Perayaan ini mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diikuti 11 Warga Binaan serta dihadiri keluarga Warga Binaan, petugas Lapas, dan peserta magang.

Kepala Lapas Muara Bungo, Muhamad Kameily, menyampaikan perayaan Natal menjadi wadah untuk menguatkan nilai kekeluargaan dan harapan baru bagi Warga Binaan. “Natal mengajarkan kita bahwa Allah hadir untuk menyelamatkan dan memulihkan keluarga. Melalui perayaan ini, kami berharap Warga Binaan makin kuat secara rohani dan memiliki semangat baru untuk memperbaiki diri, menjaga hubungan dengan keluarga, serta siap kembali ke tengah masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Topan P. Situmorang, menegaskan pentingnya pembinaan yang menyentuh aspek spiritual Warga Binaan. “Perayaan Natal ini adalah pembinaan kerohanian berkelanjutan. Kami ingin Warga Binaan merasakan kasih, perhatian, dan dukungan agar mereka tetap kuat dan memiliki harapan. Semoga pesan Natal membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka,” ucapnya.

Perayaan Natal diawali dengan ibadah dan liturgi, dilanjutkan dengan khutbah Natal yang menegaskan kehadiran Allah sebagai sumber pengharapan bagi keluarga, termasuk bagi Warga Binaan dalam proses pembinaan menuju perubahan hidup. Acara selanjutnya diisi dengan hiburan dan persembahan pujian yang menambah sukacita perayaan Natal berupa persembahan lagu pujian dari Warga Binaan, peserta magang, dan petugas, serta liturgi Natal yang dibawakan dengan penuh kekhidmatan.

Suasana acara menjadi makin haru ketika memasuki momen khusus yang menghadirkan pembasuhan kaki ibu oleh salah satu Warga Binaan sebagai simbol penghormatan dan penyesalan kepada orang tua. Momen haru juga terjadi ketika Warga Binaan diberi kesempatan untuk meminta maaf kepada istri dan momen meminta maaf kepada suami yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketiga momen ini menggugah banyak peserta karena menunjukkan usaha Warga Binaan untuk memperbaiki hubungan keluarga dan memulihkan kasih yang sempat terpisah. Tangis haru mewarnai ruangan ketika kata maaf, pelukan, serta air mata terucap sebagai tanda awal rekonsiliasi dan pengampunan dalam keluarga.

Suasana penuh sukacita juga terlihat dari wajah Warga Binaan dan keluarga yang hadir. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena dapat merayakan Natal bersama serta mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan pujian dan kebersamaan.

Perayaan Natal di Lapas Muara Bungo berlangsung dengan tertib, penuh sukacita, dan bermakn. Hal ini mencerminkan semangat kekeluargaan dan kepedulian dalam pembinaan Warga Binaan menuju kehidupan yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Muara Bungo

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0