Lapas Narkotika Karang Intan Gandeng LPP Enter dan Ruang Guru, Hadirkan Kursus Bahasa Jepang dan Inggris bagi Warga Binaan
Karang Intan, INFO_PAS – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Pada Selasa (5/5), Lapas Karang Intan sepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Enter Borneo serta Ruang Guru Kalimantan Selatan.
Kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan program kursus bahasa asing bagi Warga Binaan, yakni Bahasa Jepang melalui LPP Enter dan Bahasa Inggris melalui Ruang Guru. Program ini diharapkan menjadi bekal keterampilan bernilai tinggi bagi Warga Binaan dalam menyongsong kehidupan setelah bebas nanti.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan program ini merupakan langkah strategis dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan global. “Kerja sama ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya bersifat pembinaan mental dan kepribadian, tetapi juga peningkatan kompetensi. Bahasa adalah jendela dunia dan kami ingin Warga Binaan memiliki akses untuk membuka peluang yang lebih luas, termasuk kesempatan kerja di tingkat internasional,” ujarnya.
Direktur Utama LPP Enter Borneo, Sigit Hariyanto, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan dan kesiapan pihaknya dalam memberikan pelatihan terbaik. “Kami melihat potensi besar dalam program ini. Pembelajaran Bahasa Jepang tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi. Kami siap memberikan pelatihan optimal agar Warga Binaan memiliki kompetensi yang benar-benar siap pakai,” ungkapnya.
Sementara itu, Branch Manager Ruang Guru Kalimantan Selatan, Fajriansyah, menekankan pentingnya kualitas dalam proses pembelajaran yang akan diberikan. “Melalui PKS ini, kami berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan saat ini sehingga Warga Binaan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang kompetitif,” tuturnya.
Program kursus ini menjadi salah satu inovasi pembinaan berbasis keterampilan yang diharapkan meningkatkan kepercayaan diri Warga Binaan dan memperbesar peluang mereka untuk berdaya secara mandiri setelah kembali ke masyarakat. Dengan adanya kerja sama ini, Lapas Narkotika Karang Intan kembali menunjukkan Pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani masa pidana, melainkan ruang pembelajaran dan transformasi diri menuju kehidupan yang lebih baik.
Kontributor: LPN Karang Intan
What's Your Reaction?


