Lapas Narkotika Karang Intan Serahkan Gerobak UMKM bagi Keluarga Warga Binaan dan Warga Desa Binaan

Lapas Narkotika Karang Intan Serahkan Gerobak UMKM bagi Keluarga Warga Binaan dan Warga Desa Binaan

Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan serahkan bantuan gerobak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sertifikat pelatihan kewirausahaan kepada keluarga Warga Binaan dan masyarakat desa binaan, Rabu (10/6). Hal ini sebagai tindak lanjut pelatihan kewirausahaan yang sebelumnya dilaksanakan bersama Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan.

Program ini menjadi salah satu upaya Lapas Narkotika Karang Intan dalam dorong kemandirian ekonomi keluarga Warga Binaan dan masyarakat desa binaan, sekaligus mendukung penguatan ketahanan sosial melalui pemberdayaan ekonomi.

Empat unit gerobak UMKM yang terdiri atas dua gerobak usaha mi ayam dan dua gerobak usaha pentol. Bantuan diberikan kepada peserta terpilih berdasarkan hasil evaluasi selama ikuti pelatihan kewirausahaan sebagai modal awal untuk memulai dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Gerobak UMKM tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga, membuka peluang usaha, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan yang berkelanjutan.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta pelatihan kewirausahaan. Sertifikat diserahkan oleh STIMI Banjarmasin sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan penyelesaian pelatihan yang diikuti keluarga Warga Binaan, masyarakat desa binaan, dan anggota Dharma Wanita Persatuan.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas hadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap pelatihan yang diberikan tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi berlanjut pada aksi nyata yang memberikan dampak ekonomi. Melalui bantuan gerobak UMKM ini, kami berharap keluarga Warga Binaan dan masyarakat desa binaan memiliki sumber penghasilan serta peluang usaha yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegas Yugo.

Kepala BNNP Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Asep Taufik, mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak pada penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat.

“Pencegahan narkoba tidak hanya berbicara tentang penindakan, tetapi juga bagaimana membangun ketahanan keluarga dan ekonomi masyarakat. Ketika keluarga memiliki kemandirian ekonomi, risiko kerentanan sosial yang dapat mendorong penyalahgunaan narkoba dapat ditekan sejak dini,” ujar Asep Taufik.

Ketua STIMI Banjarmasin, Dr. Titien Agustina, menegaskan bahwa pelatihan kewirausahaan harus mampu menghasilkan manfaat nyata bagi peserta.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Lapas Narkotika Karang Intan. Sertifikat dan bantuan gerobak UMKM ini merupakan bentuk keberlanjutan dari pelatihan agar peserta dapat memulai usaha dan mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki,” ungkapnya.

Salah seorang keluarga Warga Binaan penerima bantuan, Norliani, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan gerobak ini sangat berarti bagi kami untuk memulai usaha kecil dan membantu perekonomian keluarga. Ini menjadi harapan baru bagi kami untuk bisa lebih mandiri,” ujarnya.

Lapas Narkotika Karang Intan berharap sinergi dengan STIMI Banjarmasin dan BNNP Kalimantan Selatan terus berlanjut dalam mendukung pemberdayaan masyarakat yang mandiri, produktif, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0