Lapas Narkotika Pangkalpinang Terima Kunjungan DPD RI, Dorong Penguatan Pemasyarakatan
Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang terima kunjungan kerja Wakil Ketua Komite I DPD RI, Bahar Buasan, Kamis (3/9). Kunjungan tersebut bagian dari kegiatan advokasi DPD RI untuk melihat kondisi Pemasyarakatan secara langsung sekaligus menyerap informasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi Lapas di daerah.
Kedatangan Bahar Buasan bersama staf Sekretariat Komite I DPD RI disambut Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Mufakhom, bersama jajaran pejabat manajerial dan nonmanajerial. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Roni Darmawan, selaku Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah.
Kegiatan diawali dengan pemaparan kondisi terkini Lapas Narkotika Pangkalpinang oleh Mufakhom. Ia menjelaskan jumlah Warga Binaan, ketersediaan pegawai, pelaksanaan tugas dan fungsi, serta kebutuhan dan tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan dan pembinaan.
Mufakhom menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. “Kesempatan ini menjadi ruang bagi kami untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya di lapangan, termasuk tantangan yang dihadapi, sehingga dapat menjadi bahan masukan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan Warga Binaan,” ujar Mufakhom.
Sementara itu, Roni Darmawan menyampaikan gambaran umum kondisi Pemasyarakatan di Kepulauan Bangka Belitung, termasuk jumlah UPT Pemasyarakatan, daya tampung, dan kondisi penghuni. Ia juga menjelaskan perkembangan pembangunan UPT Pemasyarakatan baru di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, yang diharapkan dapat bantu mengurangi persoalan kelebihan penghuni (overcrowding) di wilayah tersebut.
Bahar Buasan menilai, persoalan overcrowding yang tidak hanya berdampak pada kapasitas hunian, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, sanitasi, pembinaan, pelayanan, hingga keamanan dan ketertiban.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar apa saja persoalan yang dihadapi. Ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi bagian dari fungsi advokasi kami untuk memastikan hak-hak Warga Binaan tetap terpenuhi dan persoalan yang ada dapat menjadi bahan masukan dalam pengambilan kebijakan,” ungkap Bahar Buasan.
Pembahasan turut mencakup kebutuhan petugas, pelayanan kesehatan, sanitasi dan kebutuhan dasar, pembinaan kepribadian dan kemandirian, efektivitas rehabilitasi bagi Warga Binaan kasus narkotika, pelaksanaan P4GN, serta program reintegrasi sosial. Bahar Buasan juga mengapresiasi jajaran Pemasyarakatan yang tetap menjalankan tugas secara maksimal di tengah keterbatasan.
Rombongan kemudian meninjau sejumlah fasilitas Lapas, meliputi PTSP RUSIP, ruang kunjungan Warga Binaan, Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Wartelsuspas, Klinik Pratama, ruang bimbingan kerja produktif, serta fasilitas pendukung lainnya. Peninjauan tersebut beri gambaran langsung mengenai pelaksanaan pelayanan publik, pembinaan, kegiatan produktif, komunikasi Warga Binaan, dan pelayanan kesehatan.
Melalui kunjungan tersebut, Komisi I DPD RI diharapkan dapat menampung aspirasi daerah, khususnya terkait penanganan overcrowding, kebutuhan petugas, penguatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Pangkalpinang
What's Your Reaction?


