Lapas Palu Laksanakan VCT Mobile, Deteksi Dini HIV/AIDS pada Warga Binaan
Palu, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu gelar pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) mobile untuk deteksi dini HIV/AIDS di lingkungan Lapas, Rabu (6/5). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Palu, Puskesmas Bulili, serta Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).
Kepala Lapas Palu, Makmur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan.
“VCT mobile ini merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di Lapas Palu. Sinergi antarinstansi juga penting untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan berjalan optimal, terpadu, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut melibatkan 17 petugas medis yang melakukan pemeriksaan sesuai standar prosedur, dengan tetap mengedepankan asas kerahasiaan dan pendekatan humanis.
“Kami melaksanakan pemeriksaan VCT mobile ini sesuai standar prosedur yang berlaku, menjaga kerahasiaan peserta, serta melakukan pemeriksaan secara humanis dalam setiap tahapan pelayanan kepada Warga Binaan,” ujar Suryati, salah satu petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Palu.
Sebanyak 125 Warga Binaan mengikuti pemeriksaan yang dilaksanakan secara bertahap dan terkoordinasi di lingkungan Lapas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap kesehatan diri sekaligus mengurangi stigma terhadap penyakit menular seksual.
Dari hasil pemeriksaan, dua Warga Binaan terdeteksi sebagai suspek HIV, sementara sembilan lainnya dinyatakan positif sifilis. Terhadap Warga Binaan yang terindikasi, langsung diberikan pendampingan lanjutan berupa konseling intensif serta rujukan untuk pemeriksaan dan pengobatan sesuai protokol kesehatan.
Selain sebagai layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada kemandirian dan kepribadian, tetapi juga kesehatan fisik. Melalui program ini, diharapkan Warga Binaan semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Salah satu Warga Binaan, Abaw, mengaku kegiatan ini memberikan kesadaran baru terkait pentingnya kesehatan.
“Dengan adanya pemeriksaan VCT mobile ini, kami jadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Kami juga berharap dapat terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lapas Palu berkomitmen terus menghadirkan program kesehatan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran HIV/AIDS. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Palu
What's Your Reaction?


