Lapas Pangkalpinang Penuhi Hak Pendidikan Warga Binaan lewat TKA Paket A PKBM
Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang fasilitasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta Paket A setara SD, Selasa (28/4). Kegiatan yang berlangsung di ruang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lapas Pangkalpinang ini diikuti oleh 12 Warga Binaan sebagai bagian dari program pendidikan kesetaraan yang telah dimulai sejak Senin (27/4).
Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan pelaksanaan TKA ini menjadi salah satu wujud pembinaan kepribadian di bidang pendidikan, sekaligus memastikan Warga Binaan tetap memperoleh akses belajar selama menjalani masa pidana.
“Kami terus berupaya memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk meningkatkan pengetahuan dasar dan melanjutkan pendidikan formal kesetaraan,” ujar Sugeng.
Sugeng menambahkan, pemenuhan hak pendidikan merupakan amanat undang-undang yang wajib dilaksanakan. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan Pasal 9 ayat (c), yang menegaskan bahwa Narapidana berhak memperoleh pendidikan, pengajaran, kegiatan rekreasional, serta kesempatan mengembangkan potensi.
“Kami berkomitmen memastikan hak tersebut dapat terpenuhi secara optimal di Lapas Pangkalpinang,” tegasnya.
Sementara itu, pengawas TKA dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Djubariningsih, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan tes di lingkungan Lapas menunjukkan bahwa pendidikan harus tetap dapat diakses oleh seluruh warga negara tanpa terkecuali.
“Pendidikan adalah hak setiap individu. Kami mengapresiasi Lapas Pangkalpinang yang telah memfasilitasi TKA Paket A dengan tertib sehingga pembelajaran kesetaraan tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Salah satu peserta TKA, S, mengaku bersyukur dapat mengikuti tes tersebut. “Saya senang diberikan kesempatan untuk tetap belajar dan mengikuti tes ini. Semoga hasilnya baik dan bisa menjadi langkah untuk masa depan yang lebih baik setelah selesai menjalani pembinaan,” tuturnya.
Lapas Pangkalpinang berharap program pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan dapat terus berlanjut sehingga dapat mendukung kelulusan peserta, meningkatkan kualitas pembinaan, serta mempersiapkan Warga Binaan dalam proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


