Lapas Pangkalpinang Tata Lahan 2.900 m² untuk Budi Daya Hortikultura

Lapas Pangkalpinang Tata Lahan 2.900 m² untuk Budi Daya Hortikultura

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang tata dan bersihkan lahan seluas kurang lebih 2.900 m² di bagian belakang Lapas untuk dipersiapkan sebagai area budi daya berbagai komoditas hortikultura. Kegiatan dilakukan oleh Warga Binaan bersama petugas, Kamis (17/9).

Penataan menggunakan excavator yang dipinjamkan secara sukarela oleh masyarakat yang peduli terhadap pembinaan kemandirian Warga Binaan. Alat tersebut digunakan untuk membuka dan meratakan lahan, membersihkan semak, serta mengangkat akar dan batuan. Kegiatan melibatkan tiga Warga Binaan di bawah pengawasan petugas.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Pangkalpinang, Roni Darmawan, mengatakan penataan lahan mendukung ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian Warga Binaan.

“Setelah siap, lahan ini akan dikembangkan untuk berbagai komoditas hortikultura sebagai sarana produktif bagi Warga Binaan untuk belajar dan berkarya,” ujar Roni.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Lapas Pangkalpinang terhadap Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dukungan masyarakat melalui peminjaman excavator secara sukarela turut membantu proses penataan lahan.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Pangkalpinang, Andri Febrianto, menjelaskan keterlibatan Warga Binaan merupakan bagian dari pembinaan kemandirian dengan tetap mengedepankan pengamanan dan pengawasan.

“Warga Binaan kami libatkan sesuai kemampuan yang mereka miliki. Ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan mengarahkannya pada kegiatan yang positif,” jelas Andri.

Di kesempatan yang sama, Warga Binaan, WH, turut mengoperasikan excavator karena memiliki pengalaman sebelum menjalani pidana di Lapas Pangkalpinang. Ia mengaku senang dapat kembali menggunakan keterampilannya sekaligus berbagi ilmu dengan rekan sesama Warga Binaan.

“Saya senang bisa menggunakan kemampuan yang saya punya untuk membantu di sini. Saya juga bisa berbagi ilmu dengan teman-teman. Bangga rasanya bisa ikut berkontribusi untuk Lapas Pangkalpinang,” ungkap WH.

Penataan lahan masih akan dilanjutkan hingga siap dimanfaatkan. Lahan yang sebelumnya digunakan untuk tanaman jagung pipil tersebut akan dikembangkan untuk berbagai komoditas hortikultura sebagai sarana pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan dapat mengembangkan keterampilan bercocok tanam dan menghasilkan produk yang bermanfaat untuk kebutuhan internal maupun dipasarkan melalui mitra yang telah bekerja sama dengan Lapas Pangkalpinang. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0