Lapas Pangkalpinang Wujudkan Kesehatan Jiwa Warga Binaan lewat Skrining dan Bimbingan Konseling

 Lapas Pangkalpinang Wujudkan Kesehatan Jiwa Warga Binaan lewat Skrining dan Bimbingan Konseling

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang tunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kesehatan jiwa Warga Binaan melalui skrining dan bimbingan konseling yang dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas, Jumat (17/10).  Kegiatan ini bertujuan melakukan deteksi dini terhadap risiko gangguan mental pada Warga Binaan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif sehingga mencapai kesehatan mental dan spiritual yang optimal.

dr. Nanda Farah Dina selaku Penanggung Jawab Klinik Pratama Lapas Pangkalpinang, menjelaskan skrining jiwa menjadi langkah awal untuk mengenali tanda-tanda gangguan mental sejak dini. “Melalui pemeriksaan ini, kami dapat mengetahui kondisi psikologis Warga Binaan dengan lebih akurat. Jika ditemukan gejala gangguan jiwa, akan dilakukan pemantauan dan penanganan lanjutan sesuai kondisi masing-masing,” jelasnya.

Kegiatan  ini dilaksanakan tanpa dipungut biaya dan menghadirkan Nurlida, Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa dari Puskesmas Gerunggang, sebagai narasumber yang memberikan edukasi dan bimbingan langsung kepada dua Warga Binaan. Ia juga menjelaskan kehadirannya bertujuan membantu mengenali emosi, mengelola stres, dan menemukan kembali semangat hidup karena kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

“Dengan dukungan yang berkelanjutan, kami berharap mereka mampu mencapai keseimbangan batin dan hidup lebih bermakna,” harao dr. Nurlida.

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menyampaikan perhatian terhadap kesehatan jiwa Warga Binaan menjadi bagian penting dari sistem pembinaan di lingkungan Lapas. Melalui skrining dan bimbingan jiwa, pihaknya ingin memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan dukungan psikologis yang memadai agar mereka lebih siap menjalani masa pidana dengan tenang dan produktif.

“Kami ingin setiap Warga Binaan tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan emosional. Dengan ketenangan batin dan kondisi jiwa yang stabil, proses pembinaan akan berjalan lebih optimal,” ujar Sugeng.

Sebagai tindak lanjut, Klinik Pratama Lapas Pangkalpinang akan melakukan pemantauan serta evaluasi berkala terhadap pengobatan, keluhan, dan gejala psikologis Warga Binaan. Langkah ini merupakan upaya berkelanjutan untuk mendukung kesehatan jiwa serta pemulihan menyeluruh yang berorientasi pada kesejahteraan mental, spiritual, dan sosial Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pangkalpinang

 

 

 

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0