Lapas Pekanbaru Bekali Warga Binaan dengan Pelatihan Teknik Pijat Tradisional
Pekanbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bersama Lembaga Pelatihan Kerja Pesona selenggarakan pelatihan teknik pijat badan tradisional bagi Warga Binaan, Jumat (16/10). Kegiatan ini merupakan sinergi dalam mendukung program pembinaan kemandirian sekaligus mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik pijat tradisional, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap masa depan Warga Binaan, terutama dalam menghadapi tantangan mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan masa pidana. Melalui keterampilan yang diberikan, Warga Binaan diharapkan memiliki kemampuan produktif yang dikembangkan menjadi peluang kerja maupun usaha mandiri.
Kerja sama antara Lapas Pekanbaru dan Lembaga Pelatihan Kerja Pesona juga menjadi salah satu kontribusi pihak eksternal dalam mendukung pelaksanaan fungsi Pemasyarakatan. Pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan kemandirian diharapkan membantu Warga Binaan mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Kepala Lapas Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, menyampaikan pelatihan ini diharapkan membantu Warga Binaan mendapatkan ilmu dan sertifikat yang berguna bagi Warga Binaan dalam mencari pekerjaan maupun membuka lapangan kerja nantinya ketika sudah bebas. “Pelatihan ini akan sangat berguna bagi rekan-rekan saat bebas nanti ataupun jelang bebas. Di sini kalian dilatih, mendapat sertifikat, serta ketika bebas rekan-rekan sudah punya ilmu dan modal untuk usaha. Semoga jadi ilmu yang bermanfaat dan berguna untuk rekan-rekan Warga Binaan” harapnya.
Ketua Lembaga Pelatihan Kerja Pesona, Ernany Rahayu menegaskan keterlibatan pihaknya dalam pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap Warga Binaan sekaligus dukungan terhadap upaya Pemasyarakatan dalam menciptakan sumber daya manusia yang terampil dan mandiri. “Kami ingin berbagi pengetahuan dan keterampilan yang mudah-mudahan menjadi bekal bagi Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat. Kami berharap keterampilan ini membuka peluang bagi mereka untuk bekerja maupun membangun usaha sendiri. Bagi kami, memberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang merupakan salah satu bentuk kepedulian agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang Warga Binaan, Abas, menyampaikan kegiatan ini memberikan kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru yang berpotensi dimanfaatkan setelah bebas. “Saya merasa bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini karena mendapatkan ilmu dan keterampilan baru. Mudah-mudahan keterampilan ini bisa saya gunakan untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri. Saya ingin kembali ke masyarakat dengan bekal bermanfaat dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Pelatihan teknik pijat badan tradisional bersama Lembaga Pelatihan Kerja Pesona menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada perubahan. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Warga Binaan diharapkan menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan siap berkontribusi secara positif bagi keluarga maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pekanbaru terus dorong pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga pada kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat. Dukungan dari pihak swasta dan berbagai elemen masyarakat diharapkan memperluas kesempatan pelatihan, membuka akses terhadap peluang kerja, dan mengurangi hambatan yang dihadapi mantan Warga Binaan dalam membangun kehidupan baru. (IR)
Kontributor: Lapas Pekanbaru
What's Your Reaction?


