Lapas Pemuda Madiun Gandeng Yayasan Pondok Kasih dan Tim Kasih Anugerah Surabaya Bina Warga Binaan

Lapas Pemuda Madiun Gandeng Yayasan Pondok Kasih dan Tim Kasih Anugerah Surabaya Bina Warga Binaan

Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun gandeng Yayasan Pondok Kasih dan Tim Kasih Anugerah Surabaya beri pembinaan rohani bagi Warga Binaan beragama Kristen dan Katolik, Senin (3/8). Kegiatan yang berlangsung di Gereja Oikumene Lapas tersebut jadi bagian dari program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.

Pembinaan diikuti Warga Binaan beragama Kristen dan Katolik dengan pendampingan petugas. Rangkaian kegiatan meliputi ibadah, pujian, doa bersama, serta penyampaian firman Tuhan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dan membentuk karakter Warga Binaan.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses Pemasyarakatan karena bekali Warga Binaan nilai moral dan spiritual selama jalani masa pidana.

"Pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter Warga Binaan. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami berharap mereka memiliki kekuatan spiritual, perubahan sikap, serta bekal moral yang akan menjadi fondasi ketika kembali ke tengah masyarakat. Kami juga mengapresiasi dukungan Yayasan Pondok Kasih dan Tim Kasih Anugerah yang terus bersinergi dalam memberikan pelayanan rohani kepada Warga Binaan," ujar Rudi.

Dalam penyampaian firman Tuhan, Pendeta Ery mengajak Warga Binaan menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan membangun harapan baru.

"Kasih Tuhan selalu terbuka bagi siapa saja yang mau bertobat dan memperbaiki hidupnya. Jangan jadikan masa lalu sebagai penghalang untuk bangkit, tetapi jadikan setiap proses yang dijalani hari ini sebagai kesempatan membentuk karakter, iman, dan pengharapan baru untuk masa depan yang lebih baik," pesan Pendeta Ery.

Salah seorang Warga Binaan, C, mengaku pembinaan rohani yang rutin diikuti membantunya jalani masa pidana dengan lebih tenang dan optimistis.

"Setiap mengikuti ibadah saya merasa lebih tenang dan memiliki semangat untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Firman Tuhan yang disampaikan memberikan motivasi bagi saya untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ungkap C. (afn)\

 

Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0