Lapas Pemuda Madiun Gandeng Yayasan Pondok Kasih Kota Surabaya Gelar Pembinaan Agama Kristen dan Katolik
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun gandeng Yayasan Pondok Kasih Kota Surabaya gelar pembinaan rohani Kristen dan Katolik, Senin (9/2). Bertempat di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, ibadah ini dilakukan untuk memperkuat keimanan dan pembinaan kepribadian Warga Binaan.
Pembinaan rohani ini diikuti oleh Warga Binaan beragama Kristen dan Katolik, serta didampingi staf pembinaan Lapas Pemuda Madiun. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Setyawan Nugroho Endiyanto, menegaskan pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian di Lapas Pemuda Madiun. “Kegiatan pembinaan rohani ini kami laksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya membentuk pribadi Warga Binaan yang beriman, berakhlak, dan siap kembali ke tengah masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Pendeta Maureen Magdalena menyampaikan kegiatan rohani memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memberikan penguatan iman bagi Warga Binaan. “Melalui pembinaan rohani ini, kami berharap para Warga Binaan makin mengenal nilai-nilai kasih, pengampunan, serta memiliki semangat untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Yayasan Pondok Kasih Kota Surabaya dalam mendukung pembinaan Warga Binaan. “Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual. Harapannya, Warga Binaan mengalami perubahan positif selama menjalani masa pidana,” harapnya.
Kegiatan pembinaan agama ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Pemuda Madiun dalam mendukung proses Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


