Lapas Pemuda Madiun Gelar Penggeledahan Insidentil, Nihil HP dan Narkoba
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun gelar penggeledahan insidentil di kamar hunian Blok AO, Rabu (19/8). Dari pemeriksaan terhadap kamar 1, 2, 3, dan 4 tersebut, petugas tidak menemukan telepon seluler (HP) maupun narkoba.
Penggeledahan dipimpin Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Administrasi Kamtib), Kepala Subseksi Keamanan, dan Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Portatib). Kegiatan turut melibatkan Staf Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Staf Kamtib, dan Regu Pengamanan.
Petugas memeriksa kamar hunian beserta barang-barang di dalamnya. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di kamar hunian, yakni: 7 gulungan tali, 1 pencukur kumis, 2 paku, 2 sekrup, 1 mata gerinda, 1 botol parfum, 1 hanger besi, 1 binder klip, 1 pecahan akrilik, dan 1 peniti. Seluruh barang temuan diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan penggeledahan insidentil menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk cegah gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat komitmen Lapas terhadap Zero Halinar.
“Penggeledahan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Kami akan terus melakukan deteksi dini dan pengawasan secara berkala maupun insidentil untuk mencegah masuk dan beredarnya HP, narkoba, serta barang-barang terlarang lainnya. Alhamdulillah, dari penggeledahan kali ini tidak ditemukan HP maupun narkoba,” ujar Rudi Kristiawan.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa temuan sejumlah barang terlarang menjadi bahan evaluasi bagi jajaran untuk meningkatkan pengawasan di blok hunian.
“Penggeledahan insidentil ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Meskipun tidak ditemukan HP maupun narkoba, kami tetap menindaklanjuti temuan barang-barang yang tidak diperbolehkan. Kami akan terus meningkatkan intensitas pengawasan secara humanis, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Denny Wahyu Kristanto.
Rudi tegaskan jajaran Lapas Pemuda Madiun akan terus menjaga kewaspadaan dan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pengamanan.
“Kami tidak akan lengah. Setiap potensi gangguan keamanan harus dicegah sedini mungkin. Sinergi seluruh jajaran menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Penggeledahan tersebut sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya upaya memberantas peredaran narkoba serta pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
Kegiatan berlangsung tertib dan humanis. Hingga penggeledahan selesai, situasi di Lapas Pemuda Madiun terpantau aman dan kondusif. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


