Lapas Pemuda Madiun Jadi Lokasi Razia Gabungan Kanwil Ditjenpas Jatim dan APH

Lapas Pemuda Madiun Jadi Lokasi Razia Gabungan Kanwil Ditjenpas Jatim dan APH

Madiun, INFO_PAS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun jadi lokasi pelaksanaan razia gabungan yang digelar Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur bersama aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri, Jumat (22/5) malam. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat komitmen wujudkan Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar) di lingkungan Lapas.

Razia dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Alzuarman, dan Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Ruspriyatno, didampingi Kepala Lapas (Kalapas) Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan. Keterlibatan TNI dan Polri menjadi bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Lapas Pemuda Madiun. Setelah apel, petugas dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pemeriksaan kamar hunian secara acak. Sebelum memasuki blok hunian, seluruh petugas terlebih dahulu mengumpulkan telepon genggam masing-masing sebagai bentuk komitmen integritas dan sterilisasi pelaksanaan razia.

Petugas kemudian menyisir kamar hunian Warga Binaan secara teliti. Selain pemeriksaan di dalam kamar, Kalapas bersama jajaran Kanwil Ditjenpas Jawa Timur juga melakukan pengecekan di area luar blok hunian guna memastikan tidak terdapat potensi gangguan keamanan.

Di sela kegiatan, petugas turut memberikan pengarahan kepada Warga Binaan agar menaati tata tertib dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban Lapas.

Kalapas menekankan pentingnya menjaga integritas dan meningkatkan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas pengamanan.

“Tidak ada ruang bagi peredaran narkoba maupun penggunaan handphone ilegal di dalam Lapas. Kami terus memperkuat pengawasan dan bersinergi dengan seluruh aparat penegak hukum untuk menjaga keamanan serta ketertiban di Lapas Pemuda Madiun,” ujar Rudi.

Sementara itu, Ruspriyatno menjelaskan bahwa razia gabungan merupakan langkah nyata dalam menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari barang-barang terlarang.

“Razia ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungli, dan narkoba. Kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan demi menciptakan situasi Lapas yang aman dan kondusif,” tegas Ruspriyatno.

Pelaksanaan razia berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan handphone maupun narkoba, namun petugas mengamankan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, di antaranya: 5 buah senjata tajam rakitan, 1 kepala charger, 1 kabel rakitan, 7 sendok stainless, 5 gulungan tali, 3 pinset, 5 alat pencukur kumis, 4 pemotong kuku, 1 amplas, 3 paku, 5 korek gas, 2 potongan besi, serta 2 kartu remi. Seluruh barang hasil temuan diamankan untuk dimusnahkan sesuai aturan yang berlaku. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0