Lapas Perempuan Ambon Bina Kerohanian Warga Binaan bersama Kemenag Kota Ambon
Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon gelar ibadah Kristen bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon di Gereja Eklesia, Senin (19/10). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kepribadian untuk tumbuhkan iman, kasih persaudaraan, dan penguatan spiritual Warga Binaan.
Ibadah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan diajak mendekatkan diri kepada Tuhan serta menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan kerohanian ini diharapkan membantu mereka membangun sikap positif dan menumbuhkan semangat untuk memperbaiki diri.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian berperan penting membentuk karakter dan memperkuat mental spiritual Warga Binaan. Kegiatan keagamaan juga menjadi sarana penanaman nilai moral sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Melalui kegiatan ibadah ini, kami berharap Warga Binaan dapat semakin memperkuat iman, menumbuhkan kasih kepada sesama, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan untuk memperbaiki diri. Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan kerohanian agar Warga Binaan memiliki bekal spiritual yang kuat dalam menjalani kehidupan dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ujar Hesta.
Penyuluh Kemenag Kota Ambon, Rose Silitonga, menyampaikan bahwa ibadah berperan dalam memberikan penguatan iman dan pengharapan bagi Warga Binaan. Melalui pendampingan rohani, mereka diharapkan dapat memelihara iman dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ibadah ini, kami berharap Warga Binaan dapat semakin menguatkan iman, menumbuhkan kasih kepada sesama, serta menjadikan nilai-nilai firman Tuhan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kiranya ibadah ini juga menjadi sumber pengharapan dan kekuatan bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujar Rose Silitonga.
Salah seorang Warga Binaan, A, turut bersyukur atas kesempatan mengikuti ibadah bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan penguatan rohani sekaligus motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Saya merasa bersyukur dapat mengikuti ibadah bersama ini. Melalui ibadah, saya semakin dikuatkan dalam iman, belajar untuk lebih mengasihi sesama, dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Saya berharap dapat terus memperbaiki diri dan menjalani kehidupan dengan penuh pengharapan,” ungkap A.
Nilai-nilai iman, kasih, dan pengharapan diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan dan saat kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Ambon
What's Your Reaction?


