Sentuhan Estetik Kayu Eboni, Ikat Pinggang Karya Warga Binaan Lapas Tual Kian Diminati
Langgur, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus asah keterampilan dengan memproduksi aksesori fashion berupa ikat pinggang berbahan kayu eboni atau kayu arang. Produk kerajinan ini memiliki nilai ekonomi dan mulai diminati pasar, Senin (19/10).
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, L. Laitera, menyatakan bahwa Lapas menyediakan fasilitas dan bahan baku untuk mendukung kemandirian Warga Binaan. Kayu eboni dipilih karena memiliki karakter kuat dan tampilan yang menarik. Dukungan pemasaran juga diberikan agar produk tersebut semakin dikenal.
"Kami melihat potensi besar dari kerajinan kayu ini. Melalui bimbingan kerja intensif, kami ingin memastikan waktu yang mereka habiskan di Lapas adalah waktu untuk bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri dan produktif. Produk ikat pinggang kayu eboni ini adalah bukti nyata keterbatasan tempat tidak membatasi kualitas karya mereka dan kami siap mendukung pemasarannya agar makin dikenal," terangnya.

Manfaat kegiatan kerja ini juga dirasakan langsung oleh Warga Binaan. Salah seorang Warga Binaan, Laser, mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru selama menjalani masa pidana.
"Awalnya saya ragu dan sama sekali tidak punya keahlian memahat kayu sekeras eboni ini. Berkat pelatihan dan bimbingan sabar dari petugas di bengkel kerja, sekarang saya bisa ikut memproduksi ikat pinggang sendiri. Kegiatan ini membuat waktu kami di sini jadi jauh lebih produktif sekaligus menjadi modal keahlian untuk membuka usaha sendiri setelah bebas,” ungkapnya.
Proses pengerjaan yang teliti dengan penyelesaian akhir alami menonjolkan karakter kayu eboni. Hasil penjualan produk ini turut berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pemberian premi bagi Warga Binaan.
Melalui program pelatihan kerja, Lapas Tual berharap keterampilan yang diperoleh Warga Binaan dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri setelah bebas. Karya ikat pinggang kayu eboni ini juga tunjukkan bahwa Warga Binaan mampu hasilkan produk bernilai ekonomi selama jalani pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tual
What's Your Reaction?


