Lapas Perempuan Malang Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Pembuatan Buket
Malang, INFO_PAS – Semangat kreativitas terpancar di Aula Dewi Sartika Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang. Pada Rabu (22/4), Lapas Perempuan Malang gelar pelatihan keterampilan pembuatan buket bagi 50 Warga Binaan yang terpilih untuk mengembangkan potensi diri dan kemandirian ekonomi.
Kepala Lapas Perempuan Malang, Endang Margiati, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Fatayat NU Singosari mentransfer ilmu kepada para Warga Binaan. Kemitraan ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap proses pembinaan di Lapas.
"Kami berharap pelatihan pembuatan buket ini benar-benar diserap ilmunya sebagai modal untuk membuka usaha mandiri di masa depan. Harapan terbesar kami adalah Warga Binaan tidak kembali menjadi residivis karena mereka telah memiliki kemandirian dan cara baru untuk memperbaiki kehidupan setelah bebas," harap Endang.
Hal senada disampaikan Soraya dari Fatayat NU Singosari. “Kehadiran kami di sini untuk saling berbagi ilmu agar para Warga Binaan menerima manfaatnya secara langsung sebagai bekal kemandirian,” tuturnya.
Pelatihan kali ini menyajikan materi yang variatif di mana para peserta diajarkan merangkai buket dengan bahan-bahan yang tengah populer di pasar. Menggunakan media sterofoam sebagai dasar, para Warga Binaan telaten menyusun berbagai komponen mulai dari uang palsu, aneka camilan atau snack, hingga bahan masakan instan dalam bentuk sachet. Kreativitas Warga Binaan sangat teruji saat mereka harus memadukan warna bungkus sachet masakan dan camilan agar terlihat elegan dan bernilai estetika tinggi.
Salah satu Warga Binaan, Fia, menyampaikan kegembiraannya atas pelatihan ini. Ia merasa bakatnya dalam bidang seni mulai terasah kembali melalui instruksi yang diberikan instruktur.
“Setelah keluar nanti, saya memiliki cita-cita kuat untuk membuka toko buket sendiri di rumah. Dengan bahan sederhana seperti snack atau bahan masakan sachet ternyata bisa jadi produk yang cantik dan layak jual," ungkap Fia penuh optimisme.
Melalui sinergi ini, Lapas Perempuan Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan inovatif demi mencetak pribadi yang berdaya dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (IR)
Kontributor: LPP Malang
What's Your Reaction?


