Lapas Perempuan Palu dan STIA Pembangunan Palu Tingkatkan Edukasi Pencegahan HIV/AIDS bagi Warga Binaan
Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu bersama Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu gelar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS bagi Warga Binaan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVI Tahun 2026, Sabtu (25/7). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana.
Yoesiana menyampaikan edukasi kesehatan merupakan bagian penting dari proses pembinaan Warga Binaan. Pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian dan kemandirian, tetapi juga mencakup peningkatan kesadaran dalam menjaga kesehatan diri.
"Kesehatan merupakan hak setiap orang, termasuk Warga Binaan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap Warga Binaan memperoleh informasi yang benar mengenai HIV/AIDS, mampu menjaga kesehatan diri, serta memahami pentingnya menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV," ujar Yoesiana.
Ia juga menegaskan masa pembinaan merupakan kesempatan bagi Warga Binaan untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. "Kami berharap ilmu yang diperoleh menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, lebih bertanggung jawab, dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat," harap Yoesiana.
Dalam kegiatan tersebut, materi kesehatan mengenai HIV/AIDS disampaikan oleh tenaga kesehatan Lapas Perempuan Palu, Ester Carolina. Materi yang diberikan meliputi pemahaman mengenai HIV dan AIDS, cara penularan, langkah pencegahan, pentingnya pemeriksaan HIV, dan upaya menjaga kesehatan diri.
Ester menyampaikan edukasi HIV/AIDS penting dilakukan untuk memastikan Warga Binaan memperoleh informasi yang tepat serta mampu membedakan fakta dan mitos yang berkembang di masyarakat. "Kami berharap Warga Binaan memahami HIV/AIDS dengan benar, mengetahui cara pencegahannya, dan tidak memberikan stigma kepada orang dengan HIV. Pengetahuan yang baik akan membantu seseorang mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar," ujarnya.
Selain aspek kesehatan, mahasiswa KKN STIA Pembangunan Palu turut memberikan materi dari perspektif administrasi pembangunan dengan mengangkat tema “Bersama Menjadi Perempuan yang Menginspirasi Perubahan.” Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan informasi, tetapi juga membangun kesadaran, kepedulian, dan harapan bagi Warga Binaan.
"Kami ingin menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik. Menjaga kesehatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga merupakan bentuk kasih sayang kepada keluarga dan orang-orang yang kita cintai. Melalui pengetahuan yang benar, kita dapat menjadi bagian dari perubahan positif di lingkungan sekitar," ungkap Margareta selaku pemateri dari mahasiswa KKN STIA Pembangunan Palu.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan kuis edukatif. Warga Binaan antusias mengikuti kegiatan dengan aktif menjawab pertanyaan dan menyampaikan berbagai hal yang ingin mereka pahami terkait HIV/AIDS.
Sebagai apresiasi dan kepedulian terhadap partisipasi Warga Binaan, panitia kegiatan memberikan hadiah sederhana kepada peserta yang aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan berhasil menjawab pertanyaan kuis dengan benar. Pemberian apresiasi tersebut diharapkan meningkatkan semangat peserta untuk terus belajar, berpartisipasi aktif, dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu Warga Binaan berinisial WD menyampaikan apresiasinya terhadap sosialisasi tersebut. Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru dan membantu peserta memahami HIV/AIDS dengan cara yang lebih mudah dipahami.
"Kami mendapatkan informasi yang sebelumnya belum kami pahami dengan baik, terutama tentang menjaga kesehatan dan pentingnya tidak memberikan stigma kepada orang dengan HIV. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena memberikan motivasi dan pengetahuan bagi kami," harap WD.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Palu dan STIA Pembangunan Palu berharap kolaborasi dalam bidang edukasi dan pemberdayaan masyarakat terus berjalan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi proses pembinaan Warga Binaan agar memiliki pengetahuan kesehatan yang baik, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah keluarga dan masyarakat. (IR)
Kontributor: LPP Palu
What's Your Reaction?


