Lapas Perempuan Palu Gandeng DP3A Kota Palu Berikan Pendampingan Psikologis bagi Warga Binaan
Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu laksanakan Pendampingan dan Penjangkauan Psikolog bagi Warga Binaan, Rabu (2/9). Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis (3/9) ini diikuti oleh 86 Warga Binaan.
Kepala Subseksi Pembinaan, Ria Patricia, menyampaikan pendampingan psikologis menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan Warga Binaan. Menurutnya, kondisi psikologis yang baik dapat membantu Warga Binaan menjalani masa pembinaan dengan lebih positif dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat. Ia menambahkan kegiatan tersebut juga merupakan komitmen Lapas Perempuan Palu dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek kemandirian, tetapi juga memperhatikan kebutuhan mental dan emosional Warga Binaan.
“Kami berharap Warga Binaan mendapatkan ruang untuk menyampaikan apa yang dirasakan, memperoleh penguatan, serta membangun kembali motivasi dan kepercayaan diri selama menjalani masa pembinaan,” ujar Ria.
Dalam kesempatan yang sama Sekretaris DP3A Kota Palu, Herdy Firmansyah menyampaikan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memberikan pendampingan kepada Warga Binaan, khususnya dalam aspek psikologis dan perlindungan perempuan. “Sinergi antara Lapas Perempuan Palu dan DP3A Kota Palu diharapkan memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi Warga Binaan selama menjalani proses pembinaan. Pendampingan psikologis juga menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk memperoleh pemahaman, penguatan, dan motivasi dalam menghadapi berbagai tantangan selama berada di Lapas,” ungkapnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, materi pendampingan disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Wali Kota Palu, Diah Puspita. Materi diberikan sebagai upaya memberikan penguatan psikologis dan membangun semangat positif bagi para Warga Binaan.
Salah seorang Warga Binaan berinisial NS senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pendampingan memberikan kesempatan bagi dirinya dan Warga Binaan lainnya untuk mendapatkan motivasi serta berbagi pengalaman dalam menjalani proses pembinaan.
“Ada banyak hal yang bisa kami pelajari dan membuat kami lebih semangat menjalani masa pembinaan. Semoga kegiatan seperti in terus dilakukan karena sangat membantu kami untuk tetap berpikir positif,” harap NS.
Lapas Perempuan Palu berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan, sekaligus menjadi proses pembinaan yang mendorong perubahan sikap, penguatan mental, dan kesiapan untuk kembali ke lingkungan masyarakat. (IR)
Kontributor: LPP Palu
What's Your Reaction?


