Lapas Perempuan Pangkalpinang Perkuat Pembinaan lewat Kerja Sama dengan Mitra Daerah

Lapas Perempuan Pangkalpinang Perkuat Pembinaan lewat Kerja Sama dengan Mitra Daerah

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang perluas kolaborasi untuk tingkatkan kualitas pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPA) Kabupaten Bangka Tengah, Batik Kampung Katak, dan Batik Pinang Sirih, Rabu (22/7).

Penandatanganan PKS berlangsung di Aula Lapas Perempuan Pangkalpinang dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bangka Tengah, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Lapas Perempuan Pangkalpinang, Kepala DPPKBPPA Kabupaten Bangka Tengah, Lurah Batin Tikal, serta perwakilan Batik Pinang Sirih dan Batik Kampung Katak.

Kepala Lapas Perempuan Pangkalpinang, Rina Setiari, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas program pembinaan kemandirian, khususnya dalam pengembangan keterampilan Warga Binaan.

"Kami berharap kerja sama ini membuka lebih banyak kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi kehidupan setelah bebas. Bekal keterampilan yang diperoleh diharapkan mendukung proses reintegrasi sosial sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan mandiri," ujar Rina.

Kepala DPPKBPPA Kabupaten Bangka Tengah, Wiwik Susanti, menyatakan dukungannya terhadap program pembinaan di Lapas Perempuan Pangkalpinang. “Kami sangat mendukung berbagai program  pembinaan keterampilan di Lapas Perempuan Pangkalpinang karena ini akan menjadi bekal penting bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana,” tuturnya.

Sementara itu, Owner Batik Pinang Sirih, Yundarti, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung pengembangan sekaligus promosi produk batik hasil karya Warga Binaan agar semakin dikenal masyarakat. Senada, Owner Batik Kampung Katak, Endang Sri Hastuti, berharap kolaborasi tersebut mampu menghasilkan produk batik yang berkualitas sekaligus meningkatkan keterampilan para peserta pembinaan.

Kakanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, mengapresiasi terjalinnya sinergi antara Lapas Perempuan Pangkalpinang dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha.

"Kolaborasi seperti ini menjadi salah satu kunci keberhasilan pembinaan. Terima kasih kepada seluruh mitra yang telah mendukung program pembinaan Warga Binaan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat," ujar Ade.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan PKS bersama Batik Pinang Sirih dan Batik Kampung Katak, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat pembinaan kemandirian.

Melalui kerja sama ini, Lapas Perempuan Pangkalpinang perluas jejaring kemitraan guna hadirkan program pembinaan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Langkah tersebut diharapkan mampu tingkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan kemandirian Warga Binaan sebagai bekal jalani reintegrasi sosial. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0