Lapas Piru Gandeng Dinkes Kab. SBB Sosialisasikan Pencegahan Penularan Hantavirus kepada Petugas dan Warga Binaan

Lapas Piru Gandeng Dinkes Kab. SBB Sosialisasikan Pencegahan Penularan Hantavirus kepada Petugas dan Warga Binaan

Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seram Bagian Barat gelar sosialisasi pencegahan penularan Hantavirus bagi petugas dan Warga Binaan, Kamis (11/6). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Piru tersebut merupakan langkah preventif dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyebaran Hantavirus yang belakangan menjadi perhatian di berbagai daerah.

Kepala Subseksi Keperawatan Williams Lelapary, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas layanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai penyakit menular akan membantu seluruh pihak untuk lebih siap dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini.

“Kami terus berupaya memperkuat aspek promotif dan preventif di bidang kesehatan. Melalui sosialisasi ini, petugas maupun Warga Binaan mendapatkan pengetahuan yang benar mengenai Hantavirus sehingga dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Williams.

Sosialisasi ini menghadirkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Seram Bagian Barat, Lily M. Pattikayhatu, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, Lily menjelaskan mengenai penyebab, cara penularan, gejala, dan langkah-langkah pencegahan Hantavirus yang perlu dipahami oleh seluruh peserta.

Ia menjelaskan Hantavirus merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui paparan urine, kotoran, maupun air liur tikus yang terinfeksi. Oleh karena itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama dalam mencegah penyebarannya.

“Hantavirus dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan, mengendalikan populasi tikus, dan menghindari kontak langsung dengan kotoran atau benda yang berpotensi terkontaminasi. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat, termasuk petugas dan Warga Binaan, memahami risiko penularan dan langkah pencegahannya sejak dini,” jelas Lily.

Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit menular, termasuk Hantavirus yang saat ini tengah menjadi perhatian. Ia mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Lapas Piru dan Dinkes Kabupaten Seram Bagian Barat dalam mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang sehat dan aman.

“Kami tidak ingin lengah terhadap berbagai risiko penyakit yang dapat mengganggu kesehatan petugas maupun Warga Binaan. Melalui kerja sama dengan dinkes, kami berharap seluruh penghuni Lapas makin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Hantavirus yang saat ini sedang menjadi perhatian,” harap Hery.

Melalui kegiatan ini, Lapas Piru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesadaran kesehatan serta membangun budaya hidup bersih dan sehat sebagai langkah nyata dalam mencegah berbagai penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan. (IR)

 

Kontributor: Lapas Piru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0