Lapas Semarang Gandeng PT Kesongo Jaya Nusantara Latih Warga Binaan Linting Rokok
Semarang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang kembali gelar pembinaan kemandirian melalui pelatihan linting rokok kretek bekerja sama dengan PT Kesongo Jaya Nusantara, Kamis (9/7). Kegiatan ini bekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal kerja setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pelatihan yang berlangsung pukul 11.00–15.00 WIB tersebut diikuti 20 Warga Binaan dan dihadiri Kepala Seksi Pengelola Hasil Kerja beserta jajaran. Instruktur dari PT Kesongo Jaya Nusantara memberikan materi sekaligus praktik teknik melinting rokok kretek sesuai standar industri.
Selama pelatihan, peserta mempelajari proses pembuatan rokok kretek, mulai dari teori dasar, teknik pelintingan, hingga menghasilkan produk yang rapi dan berkualitas. Melalui praktik langsung, Warga Binaan diharapkan menguasai keterampilan yang memiliki peluang kerja di industri hasil tembakau.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Semarang, Wahyu Budi Heriyanto, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian.
"Kami ingin memberikan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja. Dengan adanya pelatihan ini, Warga Binaan memiliki bekal keahlian yang dapat dimanfaatkan untuk bekerja ataupun berwirausaha setelah bebas nanti," ujar Wahyu Budi.
Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus dalam proses Pemasyarakatan.
"Kami berkomitmen menghadirkan berbagai pelatihan yang bermanfaat bagi Warga Binaan. Harapannya, mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat membantu membangun kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat," tegas Ahmad Tohari.
Seluruh peserta berhasil memahami teori dan mempraktikkan teknik melinting rokok kretek sesuai standar yang diajarkan instruktur. Ahmad Tohari berharap kerja sama dengan dunia usaha terus diperluas agar semakin banyak Warga Binaan memperoleh keterampilan yang produktif dan siap memasuki dunia kerja setelah bebas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas I Semarang
What's Your Reaction?


