Lapas Tanjung Dekatkan Pelayanan kepada Warga Binaan lewat Program Sapa Kasih

Lapas Tanjung Dekatkan Pelayanan kepada Warga Binaan lewat Program Sapa Kasih

Tanjung, INFO_PAS – Mendengar langsung kebutuhan Warga Binaan bagian dari upaya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung menjaga kualitas pelayanan dan pembinaan. Melalui program Salam Pantau Kesehatan, Keamanan, dan Kebersihan (Sapa Kasih), Kepala Lapas (Kalapas), Tri Joko Wiyono, bersama jajaran datangi area hunian untuk menyapa Warga Binaan sekaligus memantau kondisi mereka secara langsung, Selasa (13/10).

Dalam pelaksanaannya, jajaran Lapas berinteraksi dengan Warga Binaan untuk mengetahui kondisi kesehatan, kebersihan kamar, keamanan lingkungan, serta kebutuhan terkait pembinaan. Pendekatan ini juga membuka ruang komunikasi agar Warga Binaan dapat menyampaikan hal-hal yang perlu mendapat perhatian petugas.

Kalapas Tanjung menjelaskan bahwa komunikasi langsung membantu jajaran memahami kondisi di lapangan secara lebih utuh. Menurutnya, pemantauan tidak cukup dilakukan hanya melalui laporan, tetapi perlu disertai interaksi agar petugas dapat mengetahui kebutuhan Warga Binaan secara langsung.

“Dengan turun langsung, kami bisa mendengar apa yang dirasakan Warga Binaan dan melihat kondisi hunian secara nyata. Jika ada hal yang perlu ditindaklanjuti, jajaran bisa lebih cepat mengetahui dan menentukan langkah yang sesuai,” ujar Tri Joko Wiyono.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Tanjung, Sri Wahyudi, menambahkan bahwa program Sapa Kasih turut mendukung pengawasan keamanan dan ketertiban. Interaksi rutin memberi kesempatan kepada petugas untuk mengamati kondisi blok sekaligus menerima informasi yang dapat membantu mencegah potensi gangguan sejak dini.

“Bagi pengamanan, komunikasi seperti ini sangat membantu. Kami bisa mengetahui kondisi di blok secara langsung, mendengarkan informasi dari Warga Binaan, dan segera menindaklanjuti apabila ada hal yang perlu diperiksa lebih lanjut,” kata Sri Wahyudi.

Salah satu Warga Binaan, Rahmadi, menilai interaksi langsung dengan jajaran Lapas memberinya kesempatan untuk menyampaikan kondisi yang dirasakan selama menjalani masa pidana. “Kalau petugas datang dan berbicara langsung dengan kami, rasanya lebih mudah untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan atau kendala. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ungkap Rahmadi.

Melalui program Sapa Kasih, Lapas Tanjung bangun komunikasi antara petugas dan Warga Binaan sebagai bagian dari pelayanan yang responsif dan humanis. Pelaksanaan program secara rutin diharapkan bantu menjaga kesehatan, kebersihan, dan keamanan lingkungan hunian sekaligus mendukung pemenuhan hak serta kelancaran pembinaan Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tanjung

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0