Lapas Tanjung Hadirkan Pembelajaran Tahsin, Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur'an Warga Binaan

Lapas Tanjung Hadirkan Pembelajaran Tahsin, Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur'an Warga Binaan

Tanjung, INFO_PAS – Pembinaan kepribadian melalui pendidikan agama terus menjadi salah satu fokus dalam membentuk karakter positif Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan belajar tahsin dan membaca Al-Qur'an yang diikuti oleh Warga Binaan di Masjid At-Tawwabin, Senin (27/7).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong dengan menghadirkan Ustaz Mansyur Hakim sebagai pemateri. Dalam pembelajaran tersebut, para peserta mendapatkan bimbingan mengenai kaidah tahsin, pengenalan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, serta praktik membaca Al-Qur'an secara bertahap agar bacaan menjadi lebih baik, benar, dan sesuai tuntunan.

Staf Pembinaan, Muhammad Lutfi Mushab, menyampaikan pembelajaran tahsin merupakan program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas ibadah Warga Binaan sekaligus membentuk karakter yang lebih baik. "Kami ingin membekali Warga Binaan dengan kemampuan membaca Al-Qur'an yang benar sesuai kaidah tajwid. Selain meningkatkan kualitas ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual agar mereka memiliki bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, Warga Binaan mengikuti setiap materi dengan penuh perhatian dan antusias. Pemateri memberikan pendampingan secara langsung kepada peserta sehingga kesalahan dalam pelafalan huruf maupun penerapan hukum bacaan dapat segera diperbaiki. Metode pembelajaran yang interaktif turut menciptakan suasana belajar yang kondusif dan memudahkan peserta memahami materi.

Ustaz Mansyur Hakim menyampaikan belajar tahsin merupakan langkah penting dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur'an sehingga setiap Muslim membaca ayat-ayat suci sesuai dengan kaidah yang benar. "Tahsin bukan sekadar memperindah bacaan, tetapi juga memastikan setiap huruf dan hukum tajwid dibaca sesuai tuntunan. Kami berharap Warga Binaan terus istikamah belajar, mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman untuk memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik," pesannya.

Salah seorang Warga Binaan, Gunawi, memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut. "Saya merasa bersyukur dapat mengikuti pembelajaran ini karena banyak kesalahan bacaan yang selama ini belum saya pahami. Dengan bimbingan ustaz, saya makin percaya diri untuk membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan ingin terus belajar hingga bacaan saya makin benar," ungkapnya.

Melalui pembelajaran tahsin yang dilaksanakan secara rutin, Lapas Tanjung berharap pembinaan keagamaan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas spiritual, akhlak, dan kepribadian Warga Binaan. Diharapkan ilmu yang diperoleh selama mengikuti pembinaan menjadi bekal berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, produktif, dan taat kepada nilai-nilai agama setelah kembali ke masyarakat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0