Lapas Tanjung Optimalkan Perpustakaan untuk Penguatan Literasi Warga Binaan

Lapas Tanjung Optimalkan Perpustakaan untuk Penguatan Literasi Warga Binaan

Tanjung, INFO_PAS - Upaya peningkatan kualitas pembinaan terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung melalui optimalisasi fungsi perpustakaan sebagai sarana literasi bagi Warga Binaan. Program ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, dan membentuk pola pikir positif selama menjalani masa pidana.

Pelaksanaan literasi tersebut diikuti Warga Binaan dengan memanfaatkan koleksi buku yang tersedia di perpustakaan Lapas. Beragam bahan bacaan, mulai dari buku keagamaan, keterampilan, motivasi hingga pengetahuan umum disediakan guna mendukung proses pembelajaran mandiri di Lapas.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Abdul Hair, menjelaskan perpustakaan menjadi salah satu instrumen penting dalam pembinaan. “Melalui literasi, kami ingin membangun budaya membaca di kalangan Warga Binaan. Pengetahuan yang mereka peroleh diharapkan menjadi bekal berharga saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/3).

Salah seorang Warga Binaan, Slamet, merasakan manfaat dari keberadaan perpustakaan di dalam Lapas. “Saya merasa lebih termotivasi untuk memperbaiki diri. Dengan membaca buku, saya mendapatkan banyak pelajaran dan inspirasi untuk menjalani hidup yang lebih baik setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Program ini tidak hanya sekadar menyediakan buku, tetapi juga mendorong Warga Binaan untuk aktif berdiskusi dan berbagi pemahaman atas materi yang dibaca. Pembinaan berbasis literasi diharapkan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan membentuk karakter yang lebih baik.

Program perpustakaan untuk literasi ini juga komitmen Lapas Tanjung dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku. Selain mendukung pembinaan kepribadian, literasi juga menjadi sarana produktif untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Melalui penguatan budaya literasi, Lapas Tanjung berharap Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mengalami proses pembelajaran yang berkelanjutan. Dengan bekal pengetahuan dan pola pikir yang lebih terbuka, diharapkan mereka mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, berdaya saing, dan taat hukum. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0