Lapas Tanjung Panen Sawi 14 Kilogram, Bukti Pembinaan Kemandirian Berjalan Produktif
Tanjung, INFO_PAS – Hamparan sawi yang tumbuh subur di Sarana Asimilasi dan Edukasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung kembali hasilkan panen membanggakan. Sebanyak 14 kilogram sawi berhasil dipanen sebagai hasil dari program pembinaan kemandirian bidang pertanian yang melibatkan tiga Warga Binaan bersama petugas pembinaan, Kamis (18/6).
Program pertanian menjadi salah satu pembinaan kemandirian unggulan di Lapas Tanjung. Seluruh hasil panen merupakan buah dari proses budidaya yang dilakukan secara terencana mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya memanfaatkan waktu pembinaan secara positif, tetapi juga memperoleh keterampilan bercocok tanam yang dapat menjadi bekal produktif setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Robyannor, menjelaskan pembinaan pertanian terus dikembangkan sebagai sarana meningkatkan kemampuan kerja Warga Binaan. Keberhasilan panen menunjukkan proses pembinaan berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil nyata.
"Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan bermanfaat dan bernilai ekonomi. Panen ini menjadi bukti mereka mampu belajar, bekerja, dan menghasilkan sesuatu yang positif selama menjalani masa pembinaan," ujar Robyannor.
Senada, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Hairudin, menuturkan keterlibatan langsung Warga Binaan dalam seluruh tahapan budidaya menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
"Setiap tahapan dikerjakan bersama sehingga mereka memahami proses produksi dari awal hingga akhir. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk bekal kehidupan mereka ke depan," kata Hairudin.
Salah seorang Warga Binaan, Camang, senang terlibat dalam program pertanian yang diselenggarakan Lapas Tanjung. Ia merasakan banyak manfaat selama mengikuti kegiatan tersebut, terutama dalam menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang pertanian.
"Saya belajar cara menanam dan merawat tanaman dengan benar. Kegiatan ini membuat saya lebih semangat karena memperoleh keterampilan yang nantinya dimanfaatkan setelah bebas," ungkap Camang.
Melalui pembinaan kemandirian berkelanjutan, Lapas Tanjung terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan produktif dan bermanfaat bagi Warga Binaan. Hasil panen sawi ini menjadi salah satu komitmen Lapas dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja sekaligus mempersiapkan mereka agar lebih siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


