Lapas Tanjung Tingkatkan Literasi Warga Binaan melalui Layanan Perpustakaan
Tanjung, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung melalui jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dorong minat baca Warga Binaan lewat layanan perpustakaan. Didampingi peserta magang, Staf KPLP beri kesempatan Warga Binaan manfaatkan berbagai koleksi bacaan di Perpustakaan Lapas Tanjung, Selasa (1/9).
Warga Binaan diberi ruang untuk memilih dan membaca buku sesuai minat masing-masing. Keberadaan perpustakaan jadi salah satu sarana pendukung pembinaan selama menjalani masa pidana.
Staf KPLP, Boni Fajarwan, menjelaskan bahwa perpustakaan berperan dalam membangun kebiasaan positif Warga Binaan. Menurutnya, membaca dapat menjadi sarana untuk memperoleh pengetahuan sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan edukatif.
“Melalui layanan perpustakaan ini, kami ingin mendorong Warga Binaan agar menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif. Dengan membaca, mereka dapat memperoleh pengetahuan baru, memperluas wawasan, dan memanfaatkan waktu selama berada di dalam Lapas dengan kegiatan yang edukatif,” ujar Boni.
Boni menambahkan, pihaknya akan terus mendukung pemanfaatan fasilitas perpustakaan agar dapat digunakan secara optimal. Pelayanan dan pendampingan diberikan untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang mendorong Warga Binaan terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Peserta magang, Mina, turut mendampingi Warga Binaan selama menggunakan fasilitas perpustakaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya akses terhadap bahan bacaan dalam mendukung proses pembinaan.
“Kami senang dapat ikut mendampingi Warga Binaan dalam memanfaatkan perpustakaan. Harapannya, mereka semakin tertarik membaca dan menjadikan buku sebagai sumber pengetahuan serta motivasi untuk terus memperbaiki diri,” tutur Mina.

Salah seorang Warga Binaan, Fadhil, menyambut baik layanan perpustakaan tersebut. Ia mengaku kegiatan membaca jadi pilihan untuk mengisi waktu sekaligus memperoleh pengetahuan baru.
“Perpustakaan sangat membantu kami untuk mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat. Saya berharap koleksi buku terus bertambah sehingga kami memiliki lebih banyak pilihan bacaan dan bisa mendapatkan pengetahuan baru,” ungkap Fadhil.
Melalui layanan perpustakaan, Lapas Tanjung terus dorong budaya literasi sebagai bagian dari pembinaan kepribadian Warga Binaan. Akses terhadap berbagai bahan bacaan diharapkan dapat memperluas wawasan dan menjadi bekal positif bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


