Lapas Terbuka Kendal dan Unimus Perkuat Pemasaran Produk Hasil Pembinaan

Lapas Terbuka Kendal dan Unimus Perkuat Pemasaran Produk Hasil Pembinaan

Kendal, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal perkuat pengembangan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran Unimus sekaligus penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), Kamis (20/8).

Rombongan Unimus dipimpin Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Bisnis, Jumai. Kerja sama yang disepakati berfokus pada optimalisasi pemasaran produk hasil pembinaan agar tidak hanya menjadi sarana pelatihan keterampilan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, mengatakan keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat aspek pengembangan usaha dari berbagai produk yang dihasilkan warga binaan.

“Kami ingin hasil pembinaan Warga Binaan tidak berhenti pada proses produksi. Melalui kerja sama dengan Unimus, kami berharap aspek pemasaran dan pengembangan usaha dapat semakin optimal, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan mampu memberikan bekal nyata bagi Warga Binaan,” ujar Nu’man.

Usai penandatanganan MoA, rombongan Unimus tinjau sejumlah program pembinaan kemandirian yang dikembangkan Lapas Terbuka Kendal. Kunjungan meliputi sektor pertanian, budidaya maggot, kolam ikan, tempat penetasan telur, area pembesaran Day Old Chick (DOC), kandang ayam KUB, produksi pupuk kohe, serta kandang sapi dan domba.

Rombongan juga melihat proses pembuatan pakan fermentasi dan pengembangan net house melon. Pada kesempatan tersebut, Jumai bersama Nu’man turut memanen melon yang telah memasuki masa panen.

Jumai mengapresiasi beragam program pembinaan yang dikembangkan Lapas Terbuka Kendal. Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga pengemasan dan pemasaran.

“Kami melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan, bukan hanya dari sisi produksi, tetapi juga bagaimana produk-produk ini dikemas, dipasarkan, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik. Ini yang menjadi salah satu ruang kerja sama yang ingin kami dorong bersama,” ungkap Jumai.

Kerja sama dengan Unimus diharapkan dapat membuka peluang pengembangan dan pemasaran produk hasil pembinaan secara lebih luas. Dengan dukungan tersebut, keterampilan yang diperoleh Warga Binaan diharapkan dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi dan dapat diterapkan setelah kembali ke masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak lainnya, Lapas Terbuka Kendal terus kembangkan pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada keberlanjutan dan nilai manfaat hasil pembinaan bagi Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Terbuka Kendal

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0