Lapas Terbuka Kendal Kedatangan Tenaga Ahli Menimipas, Pantau Program Ketahanan Pangan

Lapas Terbuka Kendal Kedatangan Tenaga Ahli Menimipas, Pantau Program Ketahanan Pangan

Kendal, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatam (Lapas) Terbuka Kendal sambut kunjungan Tenaga Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), yakni Marsda TNI (Purn.) Eding Sungkana, Mayjen TNI (Purn.) Ade Kurnianto, dan Laksda TNI (Purn.) Rahmad Wahyudi, Selasa (16/6). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau program pembinaan kemandirian serta ketahanan pangan yang dilaksanakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Terbuka Kendal.

Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menyebut kunjungan tersebut menjadi motivasi sekaligus penguatan bagi jajarannya untuk terus mengembangkan program pembinaan produktif dan berkelanjutan. “Berbagai masukan dan komitmen, khususnya terkait pengembangan budidaya ayam petelur dan rencana pembangunan pabrik pakan, menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kami optimistis, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, program ketahanan pangan dan pembinaan produktif di Lapas Terbuka Kendal akan makin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi Warga Binaan maupun masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Tenaga Ahli Menimipas beserta rombongan meninjau secara langsung berbagai program pembinaan kemandirian yang menjadi unggulan Lapas Terbuka Kendal. Beberapa sektor yang mendapat perhatian khusus, antara lain kolam budidaya ikan, peternakan ayam petelur, budidaya bebek, dan budidaya burung puyuh yang dikelola bersama Warga Binaan sebagai pembinaan produktif dan penguatan ketahanan pangan.

Rahmad menyampaikan komitmennya untuk mendorong pengembangan budidaya ayam petelur di Lapas Terbuka Kendal melalui sinergi dengan Inkopasindo dan kerja sama yang berkelanjutan dengan pihak Lapas. Menurutnya, potensi sumber daya yang dimiliki Lapas Terbuka Kendal sangat besar dan layak untuk terus dikembangkan guna meningkatkan produktivitas serta memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

Selain itu, ia juga mendorong pengembangan pabrik pakan mandiri di lingkungan Lapas Terbuka Kendal. Langkah tersebut dinilai penting sebagai strategi menghadapi kenaikan harga pakan ternak yang terus meningkat.

“Lapas Terbuka Kendal memiliki potensi besar untuk mengembangkan pabrik pakan mandiri. Dengan ketersediaan bahan baku utama berupa jagung hasil pertanian yang telah dikembangkan di Lapas, pembangunan pabrik pakan memiliki prospek yang sangat baik untuk mendukung keberlanjutan program peternakan,” ujar Rahmad.

Pada kesempatan yang sama, apresiasi juga diberikan terhadap keberhasilan budidaya burung puyuh yang telah menunjukkan hasil positif. Produksi telur puyuh yang dihasilkan setiap hari mampu membuktikan efektivitas program pembinaan kemandirian yang dijalankan. Selain itu, produk telur puyuh yang dihasilkan juga telah memiliki pasar konsumen yang jelas sehingga memberikan nilai ekonomi sekaligus pengalaman kerja nyata bagi Warga Binaan.

Turut hadir pula Mardi Santoso Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan selaku Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan wilayah sekitar Kendal. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta para mitra strategis makin memperkuat pelaksanaan program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan di Lapas Terbuka Kendal sebagai salah satu model pembinaan berbasis produktivitas dan pemberdayaan Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Terbuka Kendal

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0