Lapas Tual Gandeng Puskesmas Ohoijang Watdek Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Binaan
Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual tanda tangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Puskesmas Ohoijang Watdek untuk optimalkan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan, Rabu (29/7). Kerja sama ini jadi upaya Lapas Tual penuhi hak dasar Warga Binaan di bidang kesehatan.
Penandatanganan PKS berlangsung di Puskesmas Ohoijang Watdek dan dihadiri Kepala Lapas Tual, Kepala Puskesmas Ohoijang Watdek, dokter Lapas Tual, serta Kepala Subseksi Perawatan Lapas Tual. Kerja sama tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan berkala, penyuluhan kesehatan, hingga penanganan medis darurat bagi Warga Binaan.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk pastikan pelayanan kesehatan di dalam Lapas berjalan optimal.
"Kesehatan adalah hak mendasar yang harus dipenuhi, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana. Dengan adanya PKS ini, kami berharap deteksi dini penyakit dan penanganan medis bagi warga binaan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan profesional berkat dukungan penuh dari tim medis puskesmas," ujar Nurchalis.
Kepala Puskesmas Ohoijang Watdek, Rusli Rumlus, menyatakan pihaknya siap mendukung pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui kunjungan tenaga medis secara berkala.
"Kami dari pihak Puskesmas siap bersinergi dan menerjunkan tenaga medis secara berkala ke Lapas Tual. Warga Binaan juga bagian dari masyarakat yang berhak mendapatkan akses kesehatan yang setara. Kami akan mendukung program promosi kesehatan, pencegahan penyakit menular, hingga pemeriksaan rutin di sana," ungkapnya.
Kepala Subseksi Perawatan Lapas Tual, Maria E. Renjaan, menjelaskan PKS tersebut juga akan mempermudah koordinasi dalam skrining kesehatan, rujukan medis, dan penyediaan obat-obatan.
"Kerja sama ini mempertegas jalur koordinasi kami. Petugas medis Puskesmas akan mendampingi kami dalam melakukan skrining kesehatan rutin. Jika ada Warga Binaan yang membutuhkan penanganan spesialistik atau kondisi darurat, proses rujukan ke puskesmas maupun rumah sakit kini memiliki payung hukum dan prosedur yang lebih jelas dan cepat," jelasnya.
Melalui kerja sama ini, Lapas Tual berharap kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan semakin meningkat. Selain mempercepat deteksi dan penanganan penyakit, kolaborasi tersebut juga diharapkan mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang lebih sehat, bersih, dan layak bagi proses pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tual
What's Your Reaction?


