Laris di Pasaran, Kripsing Buatan Warga Binaan Lapas Kotabaru Kian Diminati Masyarakat

Laris di Pasaran, Kripsing Buatan Warga Binaan Lapas Kotabaru Kian Diminati Masyarakat

Kotabaru, INFO_PAS — Produk Kripsing hasil pembinaan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus tunjukkan perkembangan positif. Tidak hanya diproduksi secara rutin, keripik singkong tersebut makin dikenal dan diminati masyarakat melalui pemasaran di sejumlah titik penjualan, di antaranya Minimarket Win Mart dan kawasan pertokoan Alwiesta.

Tingginya minat masyarakat terhadap Kripsing menjadi bukti produk hasil pembinaan Warga Binaan mampu bersaing di pasaran dengan mengedepankan kualitas rasa, kebersihan, dan proses produksi yang baik. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan Lapas Kotabaru tidak hanya berfokus pada pelatihan keterampilan, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi dan peluang usaha yang nyata.

Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan keberhasilan pemasaran produk menjadi indikator pembinaan yang diberikan mampu menghasilkan karya berkualitas dan diterima masyarakat. “Kami bersyukur produk Kripsing hasil karya Warga Binaan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menunjukkan pembinaan yang dilakukan tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk hidup mandiri dan produktif setelah bebas nanti,” harapnya, Sabtu (13/6).

Sementara itu, Tasya, salah satu pemilik usaha kuliner di kawasan Alwiesta, tertarik memasarkan Kripsing karena kualitas produknya yang baik dan memiliki cita rasa yang disukai pelanggan. “Kripsing memiliki rasa yang enak, kemasannya juga sudah cukup baik sehingga mudah diterima konsumen. Banyak pelanggan yang memberikan respons positif setelah mencoba produknya. Saya berharap produk hasil pembinaan seperti ini terus berkembang dan makin dikenal masyarakat,” tuturnya.

Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada program pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan UMKM. Melalui pemasaran yang terus diperluas, produk hasil pembinaan diharapkan makin dikenal masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak dan premi bagi Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan produksi.

Melalui pengembangan produk dan perluasan pemasaran berkelanjutan, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, bernilai ekonomi, dan berdampak nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Kotabaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0