Latih Tanggung Jawab Terukur, Lapas Kelas I Cipinang Arahkan Pramuka Dukung Ketertiban

Latih Tanggung Jawab Terukur, Lapas Kelas I Cipinang Arahkan Pramuka Dukung Ketertiban

Jakarta, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus perkuat pembinaan kepribadian melalui kegiatan Pramuka yang diikuti puluhan Warga Binaan. Selain pelatihan kedisiplinan, kepemimpinan, dan kerja sama, peserta Pramuka diarahkan mempraktikkan nilai tanggung jawab secara terbatas dan terukur dalam mendukung ketertiban layanan di blok hunian, salah satunya saat distribusi makanan. 

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan yang tergabung dalam Pramuka membantu petugas pada aspek ketertiban yang bersifat pendampingan, seperti mengingatkan antrean agar tetap rapi, membantu menjaga alur distribusi berjalan tertib, dan mendukung komunikasi dasar kepada sesama Warga Binaan. Seluruh aktivitas dilakukan dengan batasan peran yang jelas dan berada di bawah pengawasan langsung petugas penjagaan. Fungsi pengamanan, pengawasan utama, serta pengambilan keputusan tetap sepenuhnya menjadi kewenangan petugas.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan b keterlibatan Pramuka merupakan strategi pembinaan karakter, bukan pengalihan tugas pengamanan. “Pramuka kami arahkan sebagai media pembentukan disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Keterlibatan mereka sebatas membantu ketertiban kegiatan harian, dengan aturan dan pengawasan petugas yang ketat. Tugas pengamanan dan kontrol tetap sepenuhnya menjadi kewenangan petugas,” tegasnya, Rabu (4/3).

Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menambahkan mekanisme keterlibatan Pramuka dilakukan melalui pembinaan terstruktur, penugasan terbatas, dan evaluasi berkala. “Prinsipnya jelas: mereka belajar bertanggung jawab dalam koridor pembinaan. Ada batasan tugas, ada pendampingan petugas, dan ada evaluasi. Model ini menjadi ruang aman untuk membangun perilaku tertib, saling menghargai, dan pengendalian diri,” jelasnya.

Salah satu anggota Pramuka, RR, mengaku keterlibatan tersebut memberinya pengalaman nyata tentang disiplin dan amanah. “Di Pramuka, saya belajar aturan dan tanggung jawab. Saat membantu ketertiban antrean, saya belajar menahan emosi dan berkomunikasi dengan baik. Semua tetap diawasi petugas,” ungkapnya.

Melalui pembinaan Pramuka yang menggabungkan pelatihan karakter dan praktik tanggung jawab terbatas, Lapas Kelas I Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis, akuntabel, dan berorientasi pada perubahan perilaku. Program ini selaras dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026—Kerja Nyata dan Pelayanan PRIMA—dalam mendorong pembinaan positif dan berkelanjutan bagi Warga Binaan. (IR)

 


Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0