LPKA Ambon Gelar Pemaparan Inovasi Peserta Magang Kemenaker Batch III
Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon gelar pemaparan inovasi dari peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Batch III, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi evaluasi akhir program magang sekaligus media penyampaian hasil inovasi yang telah dikembangkan peserta magang selama menjalankan tugas di LPKA Ambon.
Kepala LPKA Ambon, Manuel Yenusi, mengapresiasi dedikasi dan kreativitas peserta magang yang telah menghasilkan berbagai inovasi selama mengikuti program magang di LPKA Ambon. Menurutnya, setiap inovasi yang dipaparkan memiliki nilai positif dan menjadi referensi dalam pengembangan layanan maupun program pembinaan ke depan.
"Pemaparan inovasi ini menunjukkan peserta magang tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi. Kami mengapresiasi seluruh gagasan yang telah disampaikan dan berharap inovasi tersebut memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas layanan dan pembinaan di LPKA Ambon," puji Manuel.
Sebelumnya, pemaparan inovasi dilakukan perwakilan dari setiap seksi. Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin yang diwakili Ulan Etwiory mempresentasikan inovasi bertajuk Pengembangan Website Resmi LPKA Ambon sebagai Media Informasi dan Publikasi. Inovasi tersebut dikembangkan sebagai sarana penyebarluasan informasi, publikasi kegiatan, dan upaya mendukung keterbukaan informasi publik di lingkungan LPKA Ambon.
Ulan menyampaikan pengembangan website resmi LPKA Ambon diharapkan menjadi media informasi yang lebih efektif dan mudah diakses oleh masyarakat. "Website ini dirancang untuk mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus menjadi sarana publikasi berbagai program, kegiatan, dan capaian LPKA Ambon sehingga informasi tersampaikan secara lebih cepat dan luas kepada masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Seksi Pembinaan yang diwakili Rani Rumfot, Nona Rumalutur, dan Marsafa Umasugi memaparkan sejumlah inovasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembinaan Anak Binaan. Inovasi tersebut meliputi media pembelajaran melalui Buku Not Angklung dan Tree of Vocabulary, keterampilan pembuatan hiasan dinding dari stik es krim, program penghijauan lingkungan kantor dengan tanaman hidup, dan pembuatan Tanaman Obat Keluarga.
Rani mengatakan inovasi yang dihasilkan difokuskan pada pengembangan keterampilan, kreativitas, dan pengetahuan Anak Binaan melalui berbagai media pembelajaran dan kegiatan produktif. "Kami berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya mendukung proses pembinaan, tetapi juga memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterampilan bermanfaat bagi masa depan mereka," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Seksi Tata Usaha dan Umum yang diwakili Helvfry Ticoalu menyampaikan hasil inovasi yang mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas administrasi dan pelayanan perkantoran. Ia menyampaikan inovasi yang dikembangkan bertujuan mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan kerja.
"Kami berharap inovasi yang telah disusun dapat memberikan manfaat bagi pelaksanaan tugas sehari-hari dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan di LPKA Ambon," harap Helvfry.
Selanjutnya, Seksi Registrasi yang diwakili Sudiati Buton mempresentasikan inovasi berupa penggunaan Stempel UV Layanan Kunjungan dan Alur Layanan Kunjungan guna mendukung keamanan, ketertiban, dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat. Ia menjelaskan penggunaan stempel UV dan penyusunan alur layanan kunjungan dirancang untuk meningkatkan keamanan serta mempermudah proses pelayanan bagi masyarakat.
"Inovasi ini diharapkan mendukung tertib administrasi, memperkuat keamanan layanan kunjungan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memahami prosedur layanan yang tersedia," jelas Sudiati.
Melalui pemaparan inovasi tersebut, LPKA Ambon terus mendorong lahirnya gagasan kreatif serta inovatif yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan Anak Binaan, dan penguatan kinerja organisasi secara berkelanjutan. (IR)
Kontributor: LPKA Ambon
What's Your Reaction?


