LPKA Martapura Gandeng Kemenag Kab. Banjar Ajak Anak Binaan Teladani Sunnah Nabi
Martapura, INFO_PAS - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura kembali perkuat pembinaan kepribadian melalui tausiah agama bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar, Jumat (11/09). Bertempat di Masjid At-Taubah LPKA Martapura, kegiatan diisi oleh Ustaz Rasyid selaku Penyuluh Agama Kemenag Kabupaten Banjar dan diikuti oleh Anak Binaan.
Kegiatan ini menjadi upaya LPKA Martapura dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga membangun karakter dan nilai moral Anak Binaan. Melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Anak Binaan diharapkan memiliki bekal spiritual dan kebiasaan positif yang dapat diterapkan selama menjalani masa pembinaan maupun ketika kembali ke tengah masyarakat.
Haris selaku Staf Pembinaan menyampaikan kegiatan seperti ini menjadi ruang positif bagi Anak Binaan untuk mendapatkan pemahaman keagamaan sekaligus menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi diri. “Kami melihat Anak Binaan cukup antusias mengikuti tausiah. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berani bertanya dan berdiskusi. Ini menjadi hal yang positif karena pembinaan agama diharapkan dapat menjadi salah satu bekal mereka untuk memperbaiki diri,” ujarnya.
Tausiah kali ini mengangkat pesan tentang pentingnya mengenal, mencintai, dan mengamalkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad saw. dalam kehidupan sehari-hari. Anak Binaan diajak memahami bahwa mengikuti sunnah tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui sikap dan perilaku sederhana, seperti menjaga kebersihan, berkata jujur, menghormati orang lain, bersikap sabar, dan membiasakan diri melakukan kebaikan.
Ustaz Rasyid menyampaikan mengamalkan sunnah Nabi Muhammad saw. dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten. “Kita tidak harus langsung melakukan sesuatu yang besar. Mulailah dari kebiasaan sederhana yang diajarkan Rasulullah, seperti berkata baik, menjaga kebersihan, menghormati orang tua dan sesama, dan biasakan diri melakukan kebaikan. Kalau dilakukan terus-menerus, kebiasaan itu akan membentuk akhlak yang baik,” ungkapnya.
Tausiah berlangsung secara interaktif. Anak Binaan tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif bertanya dan memberikan tanggapan sehingga terjadi komunikasi dua arah antara narasumber dan peserta. Suasana tersebut membuat kegiatan berjalan lebih dekat dan komunikatif.
Salah satu Anak Binaan berinisial MN mendapatkan pemahaman baru dari tausiah yang diberikan. “Saya jadi lebih paham kalau mengikuti sunnah Nabi bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Mudah-mudahan saya bisa membiasakan diri melakukan hal-hal baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Melalui sinergi bersama Kemenag Kabupaten Banjar, LPKA Martapura berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan edukatif, interaktif, dan berkelanjutan. Diharapkan kegiatan tersebut membantu Anak Binaan membangun karakter yang lebih baik, memperkuat nilai spiritual, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan membawa kebiasaan dan perilaku yang positif. (IR)
Kontributor: LPKA Martapura
What's Your Reaction?


