Madrasah Qur'an Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur'an Warga Binaan Lapas Tanjung
Tanjung, INFO_PAS – Pembinaan kepribadian berbasis nilai keagamaan kembali dihadirkan melalui Program Madrasah Qur'an yang berlangsung di Masjid At-Tawwabin Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung, Sabtu (16/5). Program ini menjadi wadah pembelajaran baca tulis Al-Qur'an sekaligus penguatan spiritual bagi Warga Binaan.
Program tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin dengan pendampingan langsung dari staf pembinaan Lapas Tanjung, Muhammad Lutfi Mushab. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar dan pemahaman makna ayat.
Lutfi menjelaskan program ini merupakan pembinaan kepribadian yang rutin difasilitasi oleh Lapas Tanjung melalui kerja sama dengan pihak eksternal. “Madrasah Qur'an sangat membantu proses pembinaan rohani Warga Binaan. Kami berharap mereka tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” harapnya.
Mahasiswa KKN UIN Antasari, Zikri, menyampaikan kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengimplementasikan ilmu yang dimiliki secara langsung di lingkungan Pemasyarakatan. “Kami melihat semangat belajar yang luar biasa dari Warga Binaan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pembelajaran terbaik dan mudah dipahami,” tuturnya.
Warga Binaan mengikuti pembelajaran dengan tertib dan khusyuk di masjid. Suasana belajar yang khidmat mencerminkan keseriusan peserta dalam memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus mendekatkan diri kepada nilai-nilai religius.
Salah satu Warga Binaan, Udin, sangat terbantu dengan adanya program tersebut. “Saya jadi lebih paham cara membaca Al-Qur'an yang benar. Kegiatan ini membuat hati lebih tenang dan menambah semangat untuk berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Program Madrasah Qur'an tidak hanya berfokus pada aspek kemampuan membaca, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kesabaran, dan pembentukan karakter religius yang kuat bagi para peserta. Melalui program ini, diharapkan pembinaan keagamaan di Lapas Tanjung terus berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi Warga Binaan sebagai bekal saat kembali ke myarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


