Maggot Kian Berkembang, Dukung Pakan Berkualitas di Lapas Batulicin

Maggot Kian Berkembang, Dukung Pakan Berkualitas di Lapas Batulicin

Batulicin, INFO PAS – Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin terus tunjukkan perkembangan positif. Saat ini, budidaya tersebut memasuki fase penetasan telur dan pembibitan sebagai upaya mendukung ketersediaan pakan berkualitas bagi ayam, bebek, dan ikan yang dikelola dalam program ketahanan pangan Lapas.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan terlibat langsung mulai dari pemeliharaan indukan BSF, proses penetasan telur, hingga pembesaran larva. Saat ini, telur yang telah menetas dipindahkan ke media pembesaran untuk mendukung pertumbuhan maggot secara optimal. Di sisi lain, fase pupa juga mulai dipersiapkan sebagai calon indukan baru guna menjaga keberlanjutan siklus budidaya.

Keberadaan budidaya maggot memberikan manfaat strategis bagi pengembangan ketahanan pangan di lingkungan Lapas Batulicin. Maggot yang dihasilkan menjadi salah satu sumber pakan bernutrisi tinggi yang membantu memenuhi kebutuhan ayam petelur, bebek, maupun ikan yang dibudidayakan sehingga mendukung efisiensi dan keberlanjutan program pembinaan berbasis pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan budidaya maggot akan terus dikembangkan karena memiliki manfaat yang besar dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian Warga Binaan. "Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan budidaya maggot di Lapas Batulicin. Selain mendukung penyediaan pakan berkualitas bagi ayam, bebek, dan ikan, program ini juga kami upayakan menjadi salah satu ikon pembinaan kemandirian yang membanggakan dan memberikan manfaat berkelanjutan," ujarnya, Rabu (3/6).

Selama proses penetasan dan pembibitan, Warga Binaan bersama petugas melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi media budidaya untuk memastikan kualitas dan pertumbuhan maggot tetap terjaga. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterampilan teknis Warga Binaan.

Salah satu Warga Binaan berinisial H mendapatkan banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan budidaya maggot. Ia berharap program tersebut terus mendapat dukungan agar kapasitas produksinya semakin meningkat.

"Kami berharap pihak Lapas terus memenuhi kebutuhan sarana dan kapasitas budidaya maggot agar perkembangannya semakin optimal. Dengan produksi yang terus meningkat, manfaatnya juga akan semakin besar untuk mendukung kebutuhan pakan ternak dan ikan di Lapas Batulicin," harap H.

Budidaya maggot menjadi salah satu program pembinaan kemandirian yang melibatkan Warga Binaan secara aktif. Selain memberikan keterampilan di bidang peternakan dan pengelolaan limbah organik, hasil budidaya maggot juga dimanfaatkan sebagai sumber pakan alternatif yang kaya protein dan bernilai ekonomis.

Melalui pengembangan budidaya maggot yang berkelanjutan, Lapas Batulicin terus menghadirkan program pembinaan produktif, edukatif, dan berdampak nyata, sekaligus memperkuat ketersediaan pakan berkualitas dalam mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Lapas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0