Manfaatkan Lahan Terbatas, Bapas Jambi Panen 40 Kg Pakcoy Hidroponik
Jambi, INFO_PAS — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi kembali tunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Meski memiliki keterbatasan lahan, Bapas Jambi sukses panen raya sawi pakcoy hidroponik dengan total hasil mencapai 40 kilogram pada Sabtu (13/12) dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern berbasis hidroponik.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI serta kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, yang mendorong seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk berinovasi dan berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Melalui sistem Deep Water Culture (DWC), Bapas Jambi mampu mengoptimalkan ruang terbatas di lingkungan kantor menjadi lahan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Selain menghasilkan produk pangan yang sehat dan berkualitas, kegiatan ini juga memiliki nilai ekonomi yang nyata. Seluruh hasil panen pakcoy hidroponik langsung dibeli oleh pedagang Pasar Angso Duo Jambi, menandakan hasil produksi Jambi telah memenuhi standar pasar dan diminati oleh konsumen. Hal ini membuktikan pertanian berbasis teknologi menjadi solusi alternatif dalam menghadapi keterbatasan lahan di wilayah perkotaan.
Kepala Bapas Jambi, Dwi Santosa, menyampaikan keberhasilan panen raya ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran. Ia menegaskan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan panen, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata Bapas terhadap program strategis nasional.
“Panen pakcoy hidroponik ini membuktikan keterbatasan lahan bukan penghalang untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan. Kami ingin menjadi institusi yang produktif, inovatif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Dwi.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Bimbimbingan Klien Dewasa, Ade Malneda Putra, menjelaskan penerapan sistem hidroponik DWC dipilih karena efisiensi dan kemudahan perawatan, namun tetap menghasilkan panen optimal. “Sistem DWC sangat cocok diterapkan di lahan terbatas. Selain mendukung ketahanan pangan, juga bernilai ekonomis karena hasil panen langsung terserap pasar. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program pertanian produktif yang berkelanjutan di lingkungan Bapas,” tegasnya.
Melalui panen raya ini, Bapas Jambi menegaskan komitmennya sebagai institusi Pemasyarakatan yang adaptif dan inovatif, sekaligus berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan penguatan ekonomi lokal. (IR)
Kontributor: Bapas Jambi
What's Your Reaction?


