Panen 10 Kg per Hari, Lapas Batulicin Manfaatkan Azolla untuk Campuran Pakan Ternak
Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin panen sekitar 10 kilogram azolla per hari dari area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (27/10). Hasil budidaya ini dimanfaatkan sebagai bahan campuran pakan untuk dukung kegiatan peternakan di lingkungan Lapas.
Budidaya azolla dilakukan dengan memelihara tanaman air di kolam atau wadah yang disiapkan sebagai media tumbuh. Pertumbuhannya yang relatif cepat memungkinkan pemanenan rutin untuk memenuhi kebutuhan bahan campuran pakan ternak.
Warga Binaan olah hasil panen dengan mencampurkan azolla dan dedak menggunakan perbandingan 50:50. Campuran tersebut kemudian diberikan sebagai pakan bebek petelur di area SAE Lapas Batulicin.
Panen rutin ini berpotensi membantu memenuhi kebutuhan bahan campuran pakan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sarana budidaya yang tersedia di area SAE.
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menjelaskan bahwa budidaya azolla jadi salah satu cara memanfaatkan potensi SAE untuk mendukung kegiatan peternakan sekaligus mengefisienkan pengeluaran operasional.
“Budidaya azolla ini kami manfaatkan untuk menunjang kebutuhan pakan ternak melalui penyediaan bahan campuran yang dapat dipanen secara rutin. Dengan hasil sekitar 10 kilogram setiap hari, kami berharap pemanfaatannya dapat membantu mengefisienkan pengeluaran pakan tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi ternak,” jelas Harry.
Salah seorang Warga Binaan, H, yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa azolla dapat dipanen secara rutin selama pertumbuhannya terjaga. Kegiatan ini juga memberinya pengalaman dalam merawat tanaman dan memanfaatkan hasil panen untuk kebutuhan peternakan.
“Azolla yang tumbuh di kolam dapat dipanen secara rutin dan hasilnya dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak. Kami belajar merawat tanaman hingga memanen dan memanfaatkan hasilnya, sehingga kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam bidang peternakan,” ungkap H.
Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, tegaskan bahwa pengembangan budidaya azolla jadi bagian dari upaya mengoptimalkan kegiatan produktif sekaligus mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan.
“Kami mendorong pemanfaatan potensi yang ada di SAE agar memberikan manfaat nyata bagi kegiatan peternakan. Budidaya azolla diharapkan dapat membantu mengendalikan pengeluaran pakan sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran keterampilan bagi Warga Binaan,” tegas Thoha. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


