Dari Bengkel Kerja, Lapas Tanjung Ajarkan Keterampilan Usaha Kuliner kepada Warga Binaan

Dari Bengkel Kerja, Lapas Tanjung Ajarkan Keterampilan Usaha Kuliner kepada Warga Binaan

Tanjung, INFO_PAS – Tiga Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung ikuti praktik pembuatan rujak buah di bengkel kerja Lapas, Rabu (28/10). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kemandirian dengan pendampingan satu petugas pembinaan dan satu peserta magang.

Dalam praktik tersebut, Warga Binaan belajar mengenali bahan, mengolah buah, dan menyiapkan rujak sebagai produk kuliner yang berpeluang dikembangkan menjadi usaha sederhana. Mereka juga belajar menjaga kebersihan, ketelitian, dan kualitas hasil olahan.

Staf pembinaan Lapas Tanjung, Abu Salim, menjelaskan bahwa pembelajaran usaha kuliner bertujuan mengenalkan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan setelah bebas. Praktik langsung juga membantu mereka memahami proses pengolahan makanan dan peluang usaha yang dapat dirintis dengan keterampilan sederhana.

“Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang benar-benar bisa mereka manfaatkan. Usaha rujak buah bisa menjadi salah satu pilihan karena proses pembuatannya dapat dipelajari secara bertahap. Harapannya, mereka tidak hanya bisa membuat produknya, tetapi juga mulai memahami bagaimana mengembangkan usaha,” ujar Abu Salim.

Peserta magang, Rina, turut mendampingi Warga Binaan selama praktik. Ia menilai kegiatan tersebut jadi kesempatan untuk bertukar pengetahuan mengenai tahapan pengolahan produk kuliner.

“Saya senang bisa ikut mendampingi mereka belajar. Kami bisa saling bertukar pengetahuan selama praktik, mulai dari menyiapkan bahan sampai menghasilkan rujak buah. Yang penting, mereka mau mencoba dan terus mengembangkan kemampuannya,” ungkap Rina.

Salah satu Warga Binaan, E, mengaku mendapat pengalaman baru melalui pembelajaran tersebut. Ia berharap keterampilan membuat rujak buah dapat menjadi bekal untuk merintis usaha kuliner setelah bebas.

“Saya jadi tahu bagaimana proses membuat rujak buah dan apa saja yang perlu diperhatikan. Kelihatannya sederhana, tetapi tetap perlu ketelitian. Mudah-mudahan keterampilan ini bisa saya manfaatkan untuk usaha setelah bebas nanti,” tutur E. (afn)

Kontributor: Humas Lapas Tanjung

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0