Panen 15 Kilogram Kangkung, Warga Binaan Lapas Kotabaru Petik Hasil Pembinaan
Kotabaru, INFO_PAS – Hamparan kangkung yang tumbuh subur di area pertanian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali memasuki masa panen. Sebanyak 15 kilogram kangkung berhasil dipanen oleh Warga Binaan sebagai hasil dari pembinaan kemandirian yang dijalankan berkesinambungan, Rabu (15/7).
Panen tersebut merupakan hasil dari budidaya yang dilakukan sejak pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Seluruh tahapan dikerjakan oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas sehingga mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang teknik budidaya tanaman, tetapi juga belajar membangun disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab.
Pembina Kemandirian, Rangga Yudhanto, mengatakan kegiatan pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran yang dijalani Warga Binaan. "Kami mendampingi Warga Binaan mulai dari tahap pengolahan lahan hingga panen. Selama proses itu mereka belajar teknik budidaya, membangun disiplin, serta memahami bahwa hasil yang baik diperoleh melalui kerja keras dan ketekunan. Harapannya, keterampilan ini menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat," harapnya.
Selain dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas, hasil panen juga memberikan nilai ekonomis melalui kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak. Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan produksi turut menerima premi sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja mereka.
Salah seorang Warga Binaan berinisial J senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, merawat tanaman mengajarkan arti kesabaran dan ketekunan hingga akhirnya menikmati hasil dari usaha yang dilakukan.
“Awalnya saya tidak memiliki pengalaman bertani. Di sini saya belajar dari awal sampai panen. Rasanya bangga melihat hasil kerja sendiri dan semoga keterampilan ini bisa saya manfaatkan setelah bebas nanti,” ungkap J.
Terpisah, Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, mengatakan program pertanian menjadi salah satu media pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. “Setiap panen bukan hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menunjukkan perkembangan keterampilan dan sikap kerja Warga Binaan. Kami berharap pengalaman yang mereka peroleh selama mengikuti pembinaan ini menjadi bekal untuk hidup lebih mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.
Bagi Lapas Kotabaru, setiap hasil panen bukan hanya soal jumlah yang diperoleh, tetapi juga tentang proses pembelajaran yang dijalani Warga Binaan. Melalui kegiatan pertanian, mereka dibekali keterampilan bermanfaat sekaligus didorong untuk membangun kepercayaan diri dan semangat memulai kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana. (IR)
Kontributor: Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


