Asah Keterampilan, Warga Binaan Rutan Rantau Tekuni Pembinaan Kemandirian Pangkas Rambut
Rantau, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau terus optimalkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pelatihan keterampilan bermanfaat dan aplikatif. Salah satu kegiatan pembinaan kemandirian yang rutin dilaksanakan adalah layanan pangkas rambut oleh Warga Binaan di area barbershop Rutan Rantau. Kegiatan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.
Pembinaan pangkas rambut dilaksanakan secara terjadwal dengan tetap memperhatikan kebersihan, kerapian, dan standar pelayanan. Warga Binaan yang telah memiliki kemampuan di bidang tersebut diberikan kesempatan untuk melayani sesama Warga Binaan dengan pengawasan petugas. Selain menjaga penampilan tetap rapi, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepercayaan diri bagi Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, mengatakan pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pembinaan yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai manfaat dan peluang usaha. "Kami ingin setiap Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang menjadi modal ketika kembali ke masyarakat. Melalui pembinaan pangkas rambut, mereka tidak hanya belajar teknik mencukur rambut, tetapi juga membangun etos kerja, kedisiplinan, dan rasa percaya diri untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ujarnya, Rabu (15/7).
Salah satu Warga Binaan berinisial SM bersyukur mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan di bidang pangkas rambut selama berada di Rutan Rantau. "Semoga kemampuan ini menjadi bekal untuk mencari nafkah secara halal setelah saya bebas nanti. Saya juga berterima kasih kepada Rutan Rantau yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas untuk terus berkembang," ungkapnya.
Program pembinaan ini juga menjadi salah satu komitmen Rutan Rantau dalam mewujudkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada reintegrasi sosial. Dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki Warga Binaan, berbagai kegiatan pembinaan kemandirian terus dikembangkan agar meningkatkan kompetensi dan menciptakan peluang usaha yang menunjang kehidupan mereka di masa depan. (IR)
Kontributor: Rutan Rantau
What's Your Reaction?


