Panen 20 Kg Tomat, Lapas Namlea Tunjukkan Hasil Pembinaan Produktif
Namlea, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea panen 20 kilogram tomat sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan, Rabu (6/5). Panen dilakukan di lahan seluas 1.700 m2 dengan libatkan langsung Warga Binaan.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Namlea, Mustafa La Abidin, menyampaikan bahwa hasil panen ini merupakan buah dari perawatan intensif yang dilakukan Warga Binaan sejak masa tanam hingga panen.
“Panen ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian berjalan dengan baik. Warga Binaan terlibat langsung dan menunjukkan keseriusan dalam setiap tahapan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program pertanian yang dikembangkan juga mulai memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan di masyarakat.
“Sebagian hasil panen kami sudah diserap oleh pemasok sayur untuk kemudian dijual kembali di pasar. Ini menunjukkan bahwa hasil pembinaan memiliki nilai manfaat yang lebih luas,” jelasnya.
Warga Binaan yang bekerja sebagai Kelompok Tani Lapas Namlea, TW, mengatakan panen ini juga membawa berkah tersendiri berkat hasil yang melimpah. “Alhamdulillah, meskipun cuacanya dan musim yang kurang mendukung tomatnya tetap bisa dipanen dan buahnya juga besar-besar. Kami bersyukur tidak gagal panen di periode ini," ungkap TW.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi konsistensi Lapas Namlea dalam mengembangkan program pertanian.
“Program pertanian merupakan bagian dari pembinaan yang harus dijalankan secara berkelanjutan. Ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Melalui program ini, Lapas Namlea terus dorong pembinaan yang produktif guna hadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Namlea
What's Your Reaction?


